Masak Di Rumah, Bisa Lebih Sehat

15 June 2020

Jadwal aktivitas sehari-hari yang padat, identik dengan gaya hidup praktis, salah satunya dengan memilih makanan di luar rumah tanpa perlu memasak di rumah. Padahal, menurut penelitian dari jurnal Public Health Nutrition, konsumsi masakan rumah berkaitan dengan pola makan yang lebih sehat. Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang rutin mengonsumsi makan malam di rumah (6-7 kali per minggu) ternyata memiliki asupan kalori, lemak, dan gula harian yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang jarang mengonsumsi makan malam di rumah.

Yuk simak tips mudah menyiapkan masakan sehat ketika physical distancing selama bulan Ramadan berikut ini:

  1. Porsi Makan ‘Isi Piringku’

Pastikan makanan yang kita siapkan memenuhi nutrisi seimbang, baik dari nutrisi makro (karbohidrat, protein, lemak), maupun mikro (vitamin dan mineral). Gunakan metode takar ‘Isi Piringku’ dari Kementerian Kesehatan RI, yaitu dengan mengisi setengah piring dengan sayur dan buah, sepertiga piring dengan karbohidrat (dianjurkan karbohidrat kompleks seperti nasi merah), dan sisanya dengan lauk (dada ayam, telur atau ikan).

  1. Kurangi konsumsi processed food maupun saus dan kecap

Kurangi konsumsi makanan yang diproses seperti makanan kalengan, sosis, saus, kecap manis dan asin, karena selain dapat menimbulkan rasa haus yang berlebih, processed food biasanya mengandung tinggi garam dan gula. Menurut data dari World Health Organization, konsumsi garam berlebih dapat meningkatkan tekanan darah serta berkaitan dengan risiko penyakit jantung dan stroke, sementara konsumsi gula berlebih dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes. Ketika memasak, pilih kecap manis yang lebih sehat seperti Kecap Manis Tropicana Slim yang rendah garam dan bebas gula.

  1. Hindari cara memasak deep fried

Sebisa mungkin, hindari metode memasak deep fried yang membuat kandungan kalori dan lemak dalam makanan meningkat drastis. Pilih memasak dengan cara yang lebih sehat seperti menumis, memanggang atau mengukus. Gunakan juga pilihan minyak yang lebih sehat seperti Tropicana Slim Corn Oil dan Tropicana Slim Canola Oil yang bukan hanya rendah kandungan lemak jenuhnya, namun juga mengandung Omega 3 yang baik untuk kesehatan jantung.

  1. Pilih bahan masakan yang rendah lemak

Bulan puasa memang sangat identik dengan masakan yang tinggi lemak. Akan tetapi, konsumsi lemak perlu dibatasi karena selain berisiko obesitas, konsumsi lemak jahat dapat meningkatan kadar kolesterol tubuh dan risiko penyakit jantung. Untuk itu, pilih bagian daging yang lebih rendah lemak, batasi asupan daging merah, dan buang bagian kulit dari daging sebelum memasaknya. Santan juga sering digunakan sebagai bahan masakan untuk menu berpuasa. Untuk pilihan lebih sehat, ganti santan dengan Santan Less Fat dari Tropicana Slim yang rendah lemak dan tinggi serat.

Ayo jalani hidup sehat selama Ramadan mulai dari pilihan masakan rumah yang lebih sehat. Selain nutrisi seimbang dan membatasi asupan gula, garam dan lemak, sertai juga dengan olahraga teratur minimal 30 menit setiap hari, minum air 8 gelas sehari dan istirahat cukup.

Recent Posts


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *