Warisan Kok Diabetes?

18 January 2010 Warisan Kok Diabetes?Siapa bilang hanya harta yang bisa diwariskan? Penyakit juga bisa diwariskan oleh orang tua kita. Salah satunya adalah diabetes, suatu kondisi dimana ada terlalu banyak glukosa di peredaran darah. Bahayanya, diabetes berhubungan erat dengan berbagai macam komplikasi yang dapat menyerang berbagai organ tubuh seperti jantung, pembuluh darah, ginjal, syaraf, kulit, hingga mata. Sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa orang-orang yang memiliki sejarah keluarga dengan diabetes, memiliki tingkat risiko terkena penyakit ini yang lebih tinggi. Semakin dekat hubungan keluarga, semakin besar pula risikonya. Sebuah penelitian di India membuktikan bahwa 50% keturunan dari orang tua yang diabetes juga menderita diabetes1. Tiga penelitian lain yang dilakukan di Asia, juga memberikan hasil yang sama2,3,4. Fakta baru menunjukkan bahwa mereka yang memiliki ibu penderita diabetes memiliki tingkat risiko terkena diabetes sebesar 3.4 kali lipat lebih tinggi, sedangkan mereka yang memiliki ayah penderita diabetes memiliki tingkat risiko 3.5 kali lipat lebih tinggi. Dan apabila kedua orang tuanya menderita diabetes, mereka memiliki risiko terkena diabetes sebesar 6.1 kali lipat lebih tinggi5. Sudah begitu banyak bukti yang menunjukkan bahwa penyakit diabetes ini diturunkan, artinya penyakit ini berkaitan erat dengan variasi gen pada satu keluarga. Namun hingga saat ini, peneliti-peneliti di dunia belum dapat menentukan variasi gen manakah yang menyebabkan munculnya penyakit tersebut. Beberapa gen yang dicurigai berkaitan erat dengan diabetes adalah: Calpain 10 (CAPN10), Peroxisome proliferator-activated receptor-γ (PPARγ), Inwardly rectifying potassium channel Kir 6.2 (KCNJ11), PPAR γ coactivator-1 (PGC-1), Adiponectin (APM1) dan β3-adrenergic receptor (β-AR)[6]. Seseorang dan keturunannya dengan variasi pada gen-gen tersebut, mempunyai peluang yang lebih tinggi untuk terkena diabetes, terutama jika pola makannya tidak benar. Sebaliknya, dengan pola makan yang benar dan sehat, sifat merugikan dari gen-gen tersebut dapat dihentikan bahkan hingga generasi-generasi berikutnya. Jika suatu saat gen-gen serta interaksi makanan dengan gen-gen tersebut ditemukan, diharapkan akan membantu mencegah bertambahnya penderita diabetes di dunia. Jadi, mulai sekarang berhati-hatilah jika Anda, orang tua Anda, atau bahkan kakek-nenek Anda menderita diabetes. Jangan sampai orang tua, Anda atau anak Anda nantinya ikut terkena diabetes. Mulailah menjaga pola makan dan gaya hidup sehat. Salah satunya dengan membatasi konsumsi gula dan menggantinya dengan gula Tropicana Slim yang rendah kalori. Risiko kencing manis pun akan semakin menjauhi Anda dan keluarga. Dengan gula Tropicana Slim, Anda tetap dapat menimati rasa manis yang sehat untuk manisnya hidup dan masa depan Anda serta keluarga. Referensi: 1. Diabetologia Volume 28, Number 12, December, 1985 2. Diabetes Care, Volume 23, Number 9, September 2000 3. Diabetes Res Clin Pract. 2002 Dec; 58 (3):173-7 4. Medical Journal Vol. 8, No. 4, October 2007 5. Diabetes, Volume 49, Issue 12 2201-2207 6. The European Nutrigenomics Organisation linking genomics, nutrition and health research (NuGO)


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *