Tekanan Darah Tinggi pada Wanita Lebih Berbahaya

28 July 2015

Silent killer adalah istilah untuk tekanan darah tinggi. Pasalnya, efek yang ditimbulkannya tidak bersifat langsung, tetapi baru akan timbul di kemudian hari. Baru-baru ini, sebuah studi yang dilakukan di Wake Forest Baptist Medical Center, California, menyatakan bahwa wanita yang memiliki hipertensi berisiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular dibanding kaum pria. Artinya, wanita dengan tekanan darah tinggi memerlukan pengobatan secara dini dan intensif.

 

Therapeutic Advances in Cardiovascular Disease melakukan sebuah penelitian yang melibatkan 100 orang pria dan wanita. Sebagian besar peserta penelitian adalah wanita berusia di atas 53 tahun yang memiliki tekanan darah tinggi . Hasil dari penelitian menunjukkan kondisi fisiologis pembuluh darah pada wanita juga hormon untuk mengatur tekanan darah yang berbeda dengan pria. Kondisi tersebut membuat wanita memiliki risiko terkena penyakit vaskular sebanyak 30-40% lebih tinggi dibanding pria.

 

Dengan kata lain, wanita yang memiliki tekanan darah tinggi lebih rentan terkena penyakit jantung dibandingkan kaum pria yang juga memiliki hipertensi. Namun, para wanita yang menderita hipertensi tak perlu takut dan khawatir. Beberapa cara berikut ini dapat membantu Anda untuk menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit jantung:

1. Konsumsi makanan sehat yang rendah lemak dan rendah garam
2. Jaga berat badan tetap ideal sehingga terhindar dari obesitas
3. Lakukan olahraga secara teratur
4. Kurangi kebiasaan merokok dan konsumsi minuman beralkohol

 

Di samping itu, untuk menghindari bahaya yang ditimbulkan oleh hipertensi, wanita dengan tekanan darah tinggi juga dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter untuk memperoleh penanganan lebih lanjut.

 

 

Source:
medicalnewstoday.com/articles/270747.php
medicinenet.com/script/main/art.asp?articlekey=176020


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *