Super Sibuk, Super Sehat

18 January 2010 Super Sibuk, Super Sehat Semakin bertambah usia Anda, tidak hanya pengalaman hidup yang didapat. Tak mau ketinggalan, perjalanan waktu ikut menarik beberapa jenis penyakit “mengantri” untuk membidikkan panahnya ke bagian-bagian tubuh yang mulai menurun dimakan usia. Rematik, diabetes, osteoporosis, stroke, serangan jantung, dan depresi hanyalah beberapa contoh dari sekian banyak penyakit yang lazim diderita mereka yang berusia lanjut. Di antara penyakit-penyakit kronis tersebut, penyakit yang paling mematikan adalah penyakit jantung. Menurut WHO, sekitar 17.5 juta orang meninggal akibat penyakit kardiovaskuler pada tahun 2005, dan jumlahnya diperkirakan akan meningkat menjadi 20 juta orang per tahun pada tahun 2015, terutama akibat serangan jantung dan stroke. Berawal dari Gaya Hidup Penyebab utama serangan jantung dan stroke ternyata hanya sejauh gaya hidup Anda. Diet yang tidak sehat, kurang aktivitas fisik dan rokok masing-masing memiliki andil besar pada meningkatnya risiko terserang kedua penyakit tersebut. Umumnya, serangan jantung dan stroke disebabkan oleh kadar kolesterol darah yang tinggi sehingga menyumbat pembuluh darah dan menghambat suplai darah ke jantung dan otak. Berapa kadar kolesterol Anda? Coba lihat hasil medical check up terakhir Anda. Jika kadarnya melebihi 240 mg/dL, Anda harus memulai memutar otak untuk menurunkannya. Dalam penelitian yang dimuat di jurnal Neurology, wanita dengan kadar kolesterol tinggi dua kali lebih tinggi risikonya untuk terserang stroke dibandingkan wanita dengan kadar kolesterol normal. Berdasarkan fakta tersebut, menurunkan kadar kolesterol merupakan jalan terbaik untuk mencegah penyakit yang mengikutinya. Aktivitas Tinggi, Kolesterol Rendah Di samping mengurangi makanan berlemak yang kaya kolesterol dan mengonsumsi lebih banyak serat dan omega-3, aktivitas fisik yang cukup juga merupakan faktor penentu yang cukup penting dalam usaha menurunkan kadar kolesterol. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan latihan fisik dengan intensitas sedang selama 30 menit sebanyak setidaknya lima hari dalam seminggu untuk membantu menjaga kadar kolesterol dalam darah. Lebih jauh lagi, menurut para peneliti di Universitas Tokyo, latihan-latihan aerobik seperti berjalan, bersepeda atau berenang dapat membantu meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik), dengan catatan dilakukan selama setidaknya dua jam per minggu dalam sesi-sesi yang berlangsung setidaknya setengah jam. HDL sendiri berfungsi membawa kolesterol dari darah kembali ke hati sehingga membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Penelitian lain menunjukkan bahwa peningkatan kadar HDL mampu menurunkan risiko terserang penyakit jantung sebesar 5% pada pria dan 7% pada wanita. Tidak seorang pun yang cukup tua untuk menikmati manfaat dari aktivitas fisik yang cukup dan teratur: meningkatkan ketahanan tubuh, menjaga tubuh lebih bugar, dan tentunya menghindarkan tubuh dari berbagai jenis penyakit. Sayangi jantung Anda mulai saat ini dengan pola hidup sehat dan tentunya aktivitas fisik yang cukup. Pertambahan usia janganlah dijadikan alasan untuk lebih banyak bersantai dan mengurangi aktivitas fisik. Mulailah bergerak dengan mempersibuk diri Anda dengan berbagai aktivitas dan ikuti dengan olahraga yang rutin.


Comments

  1. noni cantik

    November 24, 2011, 10:19 pm

    biar sibuk tapi harus tetap sehat

    =====================================================
    Tropicana Slim:

    Dear Noni cantik,
    Setuju denganmu. Keep healthy with Tropicana Slim.

    Salam,
    Tropicana Slim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *