Bayam: Baik untuk Diabetes, Baik untuk Pencernaan

30 November 2010
Spinach & Friends: Good for Your Diabetes As Good As for Your Digestion.Wow, bayam dan sayuran hijau lainnya ternyata tidak hanya baik untuk membantu melancarkan pencernaan tetapi juga untuk mencegah diabetes1! Penelitian yang dilakukan pada lebih dari 200 ribu orang yang berusia antara 30-74 tahun menunjukkan bahwa mereka yang banyak mengonsumsi sayuran (paling tidak 1½ porsi sayuran hijau setiap hari) memiliki risiko diabetes hingga 14% lebih rendah dibandingkan dengan orang-orang yang jarang mengonsumsi sayuran (kurang dari ½ porsi sayuran hijau per hari)1. Hal ini diduga berkaitan dengan kandungan zat aktif dalam sayuran yang dapat membantu pola hidup sehat sehingga menurunkan risiko diabetes. Kandungan Zat Aktif Dalam Sayuran Peran sayuran dalam mencegah diabetes tak lepas dari kandungan antioksidan di dalamnya. 1. Antioksidan Sayuran hijau seperti bayam tinggi akan β-carotene serta vitamin C yang bertindak sebagai antioksidan1. Antioksidan dapat menurunkan aktivitas pembentukan radikal bebas yang bisa merusak kerja sel tubuh. Jika radikal bebas tersebut “merusak” sel pankreas atau reseptor insulin, maka resiko diabetes meningkat. 2. Polyphenol Sayuran hijau kaya akan polyphenol yang juga bertindak sebagai antioksidan1. Polyphenol adalah salah satu jenis antioksidan yang biasanya terdapat di tumbuhan, seperti sayur, buah, bunga, biji 3. Magnesium Sayuran hijau tinggi akan magnesium. Magnesium membantu menurunkan risiko diabetes dengan perannya dalam perbaikan sensitivitas insulin1. 4. Asam lemak tak jenuh α-linolenic acid Sayuran hijau merupakan sumber α-linolenic acid (asam lemak tak jenuh) yang baik. Profil asam lemak dalam makanan diduga dapat mempengaruhi sensitivitas insulin, dimana asam lemak tak jenuh diketahui memiliki manfaat positif bagi tubuh1. Jenis Sayuran Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi sayuran hijau bermanfaat dalam menurunkan prevalensi diabetes tipe 2. Beberapa contoh sayuran berdaun hijau antara lain: a. Kelas Brassica seperti kol, kubis, kembang kol, pak choy, caisim, dan sawi hijau. b. Kelas Compositae seperti selada. c. Kelas Amaranth seperti bayam. d. Kelas Umbelliferae seperti seledri. Ada banyak jenis sayuran hijau kan? So, tinggal pilih yang Anda suka dan cukupi porsi sayuran harian untuk membantu mengurangi resiko diabetes Anda. References:
  1. Carter, P., et. al. 2010. Fruit and vegetable intake and incidence of type 2 diabetes mellitus: systematic review and meta-analysis. BMJ – Online First Edition.
  2. Furukawa, S., et. al. 2004. Increased oxidative stress in obesity and its impact on metabolic syndrome. J Clin. Invest .114: 1752-1761.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *