Seperti Apa Cara Mengobati Diabetes yang Benar?

25 August 2015

Tak sedikit yang menjalankan beragam cara mengobati diabetes sekaligus agar bisa segera mendapatkan kesembuhan. Akan tetapi sayangnya hingga saat ini belum ada pengobatan untuk diabetes, proses pengobatan diabetes dilakukan agar kadar gula darah di kondisi normal.

 

Agak berbeda dari pengobatan diabetes tipe 1 yang harus menggunakan suntikan insulin seumur hidup, diabetes tipe 2 bisa diatasi dengan beberapa cara pengobatan. Namun, pada prinsipnya, pengobatan tersebut didasari oleh beberapa hal, yakni:

- Mengatur kecepatan pengeluaran insulin dari pankreas
- Meningkatkan sensitivitas insulin
- Mengatur kadar gula yang dapat masuk dari penceranaan hingga masuk ke dalam tubuh

 

Cara Mengobati Diabetes dengan Makanan Sehat 

Sama seperti penyakit degeneratif lainnya, diabetes juga tidak bisa diatasi hanya dengan mengonsumsi obat-obatan medis saja. Pasien yang sudah didiagnosis menderita diabetes harus memperhatikan makanan yang ia konsumsi sehari-hari. Selain wajib mengonsumsi makanan yang tinggi serat, diabetesi juga harus membatasi asupan lemak. Buah-buahan, sayuran, bijian utuh, dan sumber protein rendah lemak penting sebagai bagian menu sehat penderita diabetes.

 

Makanan dengan indeks glikemik yang rendah juga dapat membantu penderita diabetes. Indeks glikemik merupakan ukuran seberapa cepat suatu makanan dapat meningkatkan gula darah Anda. Makanan dengan indeks glikemik tinggi akan meningkatkan gula darah dengan sangat cepat, sebaliknya makanan yang rendah indeks glikemik dapat membuat kadar gula darah menjadi lebih stabil. Ciri-ciri makanan dengan indeks glikemik rendah adalah makanan yang tinggi serat.

 

Bagi Anda yang tidak tahu bagaimana menyusun menu makanan untuk penderita diabetes, maka sangat dianjurkan untuk meminta petunjuk dokter atau ahli gizi.

 

Cara Mengobati Diabetes dengan Aktivitas Fisik  

Setiap orang membutuhkan olahraga setiap hari, tak terkecuali pada pasien diabetes. Anda harus memilih jenis aktivitas yang benar-benar Anda sukai agar Anda bisa menikmati aktivitas fisik tersebut. Jadikan aktivitas fisik ini sebagai rutinitas Anda sehari-hari.

 

Mulailah dengan berjalan kaki selama 30 menit sehari, minimal 5 hari dalam seminggu. Kemudian, Anda juga bisa melakukan kegiatan lain, seperti senam, menari, berlari, atau berenang dengan durasi waktu yang sama. Perlu Anda ketahui bahwa jenis aktivitas fisik seperti angkat besi atau yoga sebanyak dua kali seminggu juga dapat membantu mengontrol gula darah secara efektif dibandingkan dengan aktivitas lainnya.

 

Namun, sebelum memulai berolahraga dan untuk menentukan jenis olahraga yang terbaik, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter. Anda mungkin perlu memeriksa kadar gula dara sebelum dan sesudah berolahraga, atau mengonsumsi makanan dengan porsi kecil sebelum berolahraga agar gula darah tidak menjadi rendah.

 

 

Cara Mengobati Diabetes dengan Obat-Obatan 

Ketika Anda menyadari bahwa Anda terkena diabetes, maka jelas penting untuk berkonsultasi ke dokter. Saat berkonsultasi, dokter akan meminta Anda untuk melakukan serangkaian tes yang bertujuan untuk mendiagnosis apakah Anda benar-benar terkena diabetes. Setelah hasil tes keluar dan Anda didiagnosis diabetes, maka dokter dapat meresepkan sejumlah obat.

 

Berikut ini adalah beberapa jenis obat yang biasa diresepkan oleh dokter untuk mengatasi diabetes:

 

Metformin

Ini adalah obat yang biasa diresepkan untuk penderita diabetes tipe 2. Metformin bekerja dengan meningkatkan sensitivitas jaringan tubuh terhadap insulin sehingga tubuh dapat menggunakan insulin secara efektif. Selain itu, obat jenis ini juga dapat menurunkan produksi glukosa pada organ hati. Dokter akan meminta pasien untuk mengonsumsi Metformin sambil menurunkan berat badan dan lebih banyak berolahraga.

 

Sulfonilurea

Selanjutnya, Sulfonilurea dapat membantu tubuh untuk mengeluarkan lebih banyak insulin. Namun, obat ini bukan tanpa efek samping. Ada beberapa efek samping dari mengonsumsi Sulfonilurea, yakni gula darah menjadi rendah dan peningkatan berat badan.

 

Meglitinides

Sama seperti Sulfonilurea, Meglitinides dapat merangsang pankreas untuk memproduksi lebih banyak insulin. Namun, obat ini bekerja secara lebih cepat dan efek yang ditimbulkan di dalam tubuh juga lebih singkat. Jenis obat ini juga dapat membuat kadar gula darah rendah, tetapi risiko tersebut lebih kecil dibanding Anda mengonsumsi Sulfonilurea.

 

Thiazolidinediones

Seperti Metformin, Thiazolidinediones akan membuat jaringan tubuh menjadi lebih sensitif terhadap insulin. Akan tetapi, sering kali obat ini memberikan efek samping yang sedikit mengerikan, seperti penambahan berat badan sampai dengan peningkatan risiko gagal jantung dan patah tulang. Oleh karena itu, Thiazolidinediones jarang digunakan sebagai solusi pengobatan yang utama.

 

DPP-4 Inhibitor

Cara mengobati diabetes dengan efek samping yang relative minimal adalah dengan mengonsumsi DPP-4 Inhibitor. Obat ini akan menurunkan kadar gula darah Anda dengan efek yang lebih kecil.

 

GLP-1 Reseptor Agonis

Konsumsi obat GLP-1 Reseptor Agonis akan memperlambat proses pencernaan di dalam perut dan dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Efek samping dari obat ini adalah penurunan berat badan, mual, dan gangguan pancreas.

 

Inhibitor SGLT2

Obat yang satu ini adalah jenis obat diabetes yang baru. Akan tetapi, meskipun terbilang baru, Inhibitor SGLT2 bekerja dengan mencegah ginjal menyerap kembali gula ke dalam darah. Sebaliknya, gula diekskresikan melalui urin.

 

Bukan hanya penderita diabetes tipe 1 saja, kadang-kadang dokter juga menganjurkan pasien diabetes tipe 2 untuk melakukan terapi insulin. Terapi, ini adalah pilihan terakhir jika obat-obatan tidak dapat menurunkan gula darah para penderita diabetes tipe 2.

 

Pada dasarnya, menurunkan kadar gula dalam darah memang bisa dibantu dengan berbagai jenis obat yang dapat langsung menetralkan kadar gula darah. Namun, untuk menjaga agar kadar gula darah tidak kembali naik, gaya hidup sehat harus dijalankan secara teratur seumur hidup. Tidak sulit menjalankan gaya hidup sehat bagi penderita diabetes. Konsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula memang dibatasi, akan tetapi jumlahnya perlu dikonsultasikan dengan dokter gizi klinik. Selanjutnya, agar metabolisme tubuh berjalan dengan lancar dan seimbang, tubuh Anda harus terbiasa untuk melakukan aktivitas fisik secara teratur. Langkah sederhana tersebut ampuh untuk menjaga kondisi fisik dan menstabilkan kadar gula darah Anda. Di samping itu, apabila Anda sudah terdiagnosis diabetes, maka Anda harus lebih sering mengontrol kadar gula darah dengan melakukan pengecekan secara rutin.

 

Rencana yang matang untuk memulai hidup sehat adalah cara ‘mengobati’ diabetes yang paling alami dan efektif. Tidak ada kata terlambat untuk hidup sehat karena sehat adalah investasi paling berharga bagi diri Anda sendiri. Mulailah hidup lebih sehat sekarang.

 

Sources :

webmd.com/diabetes/diabetes-treatment-directory

medicinenet.com/diabetes_treatment/article.htm

mayoclinic.org/diseases-conditions/type-2-diabetes/diagnosis-treatment/treatment/txc-20169988

Diakses pada 17 April 2015

 


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *