Penyebab Diabetes Melitus

10 June 2015

Diabetes melitus atau kencing manis merupakan gangguan kesehatan yang memengaruhi kerja tubuh dalam menggunakan gula sebagai sumber energi. Sebelum membahas mengenai penyebab diabetes melitus, ada baiknya jika mengenal terlebih dulu 3 tipe penyakit diabetes mellitus. Ada 3 jenis diabetes melitus, yakni diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 dan diabetes gestasional. Semuanya memiliki kesamaan, yaitu adanya gangguan kerja/produksi hormon insulin yang merupakan hormon penting untuk mengelola kadar gula dalam darah. Akibatnya, kadar gula darah menjadi tinggi dan dapat menyebabkan komplikasi.

 

Penyebab diabetes melitus berbeda-beda sesuai dengan jenis diabetesnya. Dengan mengetahui faktor penyebab dari masing-masing jenis diabetes melitus, maka Anda dapat melakukan pencegahan untuk menghindari penyakit ini. Berikut adalah penyebab diabetes melitus berdasarkan masing-masing jenisnya:

 

Penyebab Diabetes Melitus Tipe 1

Diabetes melitus tipe 1 dikenal sebagai insulin-dependent diabetes. Kegagalan pankreas dalam memproduksi insulin merupakan faktor penyebab utama dari diabetes melitus tipe ini. Diabetes melitus tipe 1 umumnya dialami oleh anak-anak. Penderita diabetes tipe 1 tidak dapat memproduksi insulin karena mengalami gangguan sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan kerusakan sel pankreas. Penyebab pasti dari diabetes tipe 1 belum diketahui dengan jelas, namun diduga berkaitan dengan:

1. Faktor genetik

Penyakit diabetes melitus tipe 1 seringkali bersifat menurun. Apabila Anda memiliki keluarga inti dengan riwayat penyakit diabetes tipe 1, Anda pun memiliki risiko yang lebih tinggi.

2. Infeksi virus

Infeksi virus merupakan salah satu faktor yang diduga memicu gangguan sistem kekebalan tubuh dan kemudian mengganggu fungsi pankreas pada penderita diabetes tipe 1.

 

Penyebab Diabetes Melitus Tipe 2

Diabetes melitus tipe 2 adalah jenis diabetes yang paling banyak dialami oleh sebagian besar diabetesi. Penyakit diabetes tipe ini juga dikenal sebagai non-insulin-dependent diabetes, di mana kerja hormon insulin terganggu karena tubuh tidak dapat merespons insulin dengan baik.

1. Obesitas

Kegemukan disinyalir menjadi penyebab diabetes tipe 2. Lemak yang menumpuk dalam tubuh dapat mengakibatkan resistensi insulin, yakni kondisi dimana insulin kurang sensitif sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik dalam mengatur kadar gula darah.

2. Gaya hidup

Pola hidup yang tidak sehat juga dapat memicu risiko diabetes tipe 2. Pola makan yang tidak sehat seperti konsumsi gula, lemak, dan kalori yang tinggi dapat mengakibatkan obesitas dan diabetes tipe 2. Apalagi, jika pola makan tidak sehat didukung dengan kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, atau tidak pernah berolahraga.

3. Faktor usia

Percaya atau tidak, risiko diabetes tipe 2 akan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Semakin tua usia seseorang, berat badannya akan cenderung bertambah dan kebiasaan olahraga pun jadi berkurang. Faktor inilah yang memicu lebih tingginya risiko penyakit diabetes melitus tipe 2 seiring bertambahnya usia. Diabetes tipe 2 umumnya dialami oleh orang-orang berusia 40 tahun ke atas.

4. Etnis tertentu

Orang Asia memiliki risiko terkena diabetes tipe 2 yang lebih tinggi. Hal ini diduga berkaitan dengan lebih tingginya kadar lemak tubuh pada orang Asia. Ditambah lagi, orang Asia memiliki kebiasaan selalu menyantap nasi putih. Penelitian menunjukkan bahwa tingginya konsumsi nasi putih berkaitan dengan peningkatan risiko diabetes.

5. Faktor genetik

Bila Anda mengira bahwa diabetes tipe 1 saja yang bisa diturunkan oleh keluarga, nyatanya diabetes tipe 2 juga bisa disebabkan karena faktor genetik. Ya, seseorang yang memiliki orang tua atau saudara kandung yang pernah menderita diabetes tipe 2 memiliki risiko lebih tinggi untuk mengidap penyakit yang sama. Namun, faktor yang satu ini bisa dicegah dengan memiliki gaya hidup yang lebih sehat dan rutin berolahraga.

6. Kurang beraktivitas fisik

Bila Anda kurang berolahraga, risiko diabetes tipe 2 Anda akan meningkat. Olahraga sangat penting untuk membantu menjaga berat badan, menggunakan glukosa sebagai energi, dan meningkatkan sensitivitas insulin.

 

Penyebab Diabetes Gestasional

Diabetes gestasional dialami oleh wanita yang sangat mengandung. Apa sebenarnya yang menyebabkan diabetes gestasional? Apakah ada faktor risiko yang berkaitan dengan diabetes gestasional?

1. Kehamilan

Perubahan hormon pada masa kehamilan bisa menyebabkan terjadinya resistensi insulin. Hormon yang dihasilkan oleh plasenta diketahui dapat menghambat kerja hormon insulin di dalam tubuh Ibu. Tingginya kadar gula diabetes pada ibu hamil dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada ibu dan bayi sehingga harus segera dikendalikan dengan baik.

2. Riwayat diabetes gestasional

Wanita yang pernah mengalami diabetes gestasional pada kehamilan sebelumnya juga berisiko kembali mengalami penyakit ini pada kehamilannya saat ini. Begitu juga dengan Ibu yang pernah melahirkan bayi dengan berat lebih dari 4.1 kg.

3. Obesitas

Berat badan juga menjadi faktor risiko diabetes gestasional. Seorang wanita yang sebelum hamil sudah memiliki berat badan berlebih atau mengalami obesitas diketahui memiliki risiko diabetes gestasional yang lebih tinggi. Karena itu, penting menjaga berat badan dalam batas normal sebelum kehamilan.

 

Tidak hanya diabetes melitus bisa menyebabkan berbagai komplikasi pada organ tubuh lainnya. Anda juga harus hidup dengan penyakit ini sepanjang usia Anda. Jadi, lebih baik Anda mencegah penyakit ini sejak saat ini juga karena penderita diabetes melitus tidak bisa disembuhkan.

 

Dengan mengetahui penyebab diabetes melitus, diharapkan Anda jadi lebih berhati-hati dalam menjalankan gaya hidup sehari-hari. Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, cegah diabetes melitus mulai sekarang dengan melakukan gaya hidup sehat dan rutin beraktivitas fisik. Lakukan manajemen berat badan, pemantauan nutrisi dan olahraga untuk menghindari risiko diabetes melitus.

 

Source:

webmd.com/diabetes/types-of-diabetes-mellitus

who.int/mediacentre/factsheets/fs138/en/


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *