Penggemar Mi Instan Wajib Baca Ini!

10 September 2015

Mi instan merupakan pilihan favorit bagi sebagian besar orang yang ingin menyantap makanan dengan praktis. Selain itu, porsi mi instan juga cukup untuk mengganjal perut yang sedang lapar. Oleh karena itu, mi instan kerap kali dijadikan alternatif makanan cepat saji yang murah meriah. Mi instan memiliki rasa yang lezat karena ada banyak kandungan garam dan penyedap di dalamnya. Penikmat mi instan berasal dari berbagai kalangan, tak terkecuali para penderita hipertensi. Padahal, konsumsi garam untuk penderita hipertensi  harus dibatasi.

 

Selain tinggi lemak, mi instan juga mengandung tinggi garam. 1 porsi mi instan mengandung sekitar ¾ sdt garam, padahal anjuran maksimum konsumsi garam dalam sehari adalah 1 sdt (6 gram). Jadi, konsumsi 1 bungkus mi instan saja sudah hampir mencapai 100% kebutuhan natrium dalam sehari.

 

Anjuran konsumsi garam untuk penderita hipertensi lebih rendah lagi, yaitu 4 gram per hari. Bila penderita hipertensi mengonsumsi 1 bungkus mi instan dalam sehari, tentu jumlah asupan natriumnya sudah melebihi batas. Berikut adalah solusi bagi penderita hipertensi yang gemar mengonsumsi mi instan:

1. Buat mi sendiri dengan menggunakan kaldu ayam/sapi murni sebagai penguat rasa, serta tambahkan bumbu lain, seperti bawang putih, bawang merah, dan lada.
2. Bila Anda biasa mengonsumsi mi instan untuk mengganjal perut, cobalah untuk menggantinya dengan buah-buahan atau roti gandum yang kaya serat dan rendah natrium.
3. Pilih mi instan yang mengandung lemak dan garam lebih rendah dibanding mi instan pada umumnya.

 

 

Source:
webmd.com/food-recipes/features/noodle-secrets
healthcastle.com/healthy_noodles.shtml
Diakses pada 2 Maret 2015


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *