Pantangan Makanan dan Minuman untuk Darah Tinggi

4 June 2015

Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, Anda harus lebih memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari. Sama halnya dengan diabetes yang penderitanya harus mengurangi konsumsi gula, hipertensi pun memiliki pantangan pada makanan dan minuman tertentu. Apa sajakah makanan dan minuman yang menjadi pantangan darah tinggi? Apakah makanan dan minuman tersebut bisa kita konsumsi sehari-hari? Mari cari tahu kebenarannya!

 

Mengapa Harus Mengontrol Tekanan Darah Tinggi? 

“Mengapa saya harus menjauhi makanan yang merupakan pantangan darah tinggi?” Pertanyaan yang satu ini mungkin pernah tersirat dalam benak Anda. Baik penderita hipertensi maupun yang bukan memang sebaiknya menjauhi makanan yang merupakan pantangan hipertensi. Tujuannya, untuk menurunkan risiko hipertensi dan menjaga kestabilan tekanan darah. Namun, sering kali kita merasa kesusahan untuk menjauhi makanan tersebut. Bahkan, mungkin makanan-makanan yang merupakan pantangan bagi hipertensi malah menjadi makanan yang kita konsumsi sehari-hari.

 

Nah, untuk memberi motivasi pada Anda yang sedang berusaha menghindari sejumlah makanan dan minuman pantangan hipertensi, cermati alasan mengapa setiap orang harus mengontrol tekanan darah dalam batas normal.

 

Darah tinggi dapat merusak arteri

Sudah menjadi rahasia umum bila tekanan darah tinggi merupakan silent killer yang dapat menyebabkan efek fatal tanpa gejala.  Tekanan darah yang tinggi akan memberikan beban ekstra pada dinding pembuluh darah arteri. Jika hal ini terjadi secara terus menerus dalam waktu lama, akan menyebabkan kerusakan pembuluh darah arteri sehingga pembuluh darah arteri lebih rentan terhadap pembentukan plak (timbunan lemak). Kondisi ini dikenal sebagai arteriosklerosis, yang menyebabkan terganggunya aliran darah ke berbagai organ tubuh.

 

Darah tinggi berkaitan dengan penyakit jantung

Hal ini berhubungan dengan arteriosclerosis yang menyebabkan aliran darah ke jantung  terhambat. Kondisi ini ditandai dengan nyeri di dada atau irama jantung yang tidak teratur. Bahkan, bukan tidak mungkin bahwa pemilik hipertensi juga bisa mendapatkan serangan jantung secara mendadak.

 

Merusak sel-sel otak

Hal ini berkaitan dengan tersumbatnya pembuluh darah di otak. Pecahnya pembuluh darah arteri di otak menyebabkan pendarahan di otak, yang dikenal dengan stroke.

 

Mempengaruhi kualitas pengelihatan

Alasan lain mengapa Anda harus menghindari makanan pantangan darah tinggi adalah untuk mengurangi risiko penurunan penglihatan. Tekanan darah yang tidak terkontrol membuat pembuluh darah di sekitar mata menebal dan menyempit sehingga aliran darah ke mata terganggu. Akibatnya, penglihatan menjadi kabur dan parahnya lagi dapat menyebabkan kebutaan apabila tidak ditangani dengan baik.

 

Meningkatkan risiko gangguan ginjal

Sama seperti penyakit jantung dan stroke, gangguan ginjal yang disebabkan oleh hipertensi ini terjadi  akibat rusaknya pembuluh darah di ginjal. Akibatnya, kerja dan fungsi ginjal terganggu.

 

Disfungsi ereksi pada pria

Pria yang memiliki tekanan darah tinggi juga berisiko mengalami disfungsi ereksi akibat terganggunya aliran darah ke organ reproduksi.

 

Daftar Makanan dan Minuman Pantangan Darah Tinggi 

Beberapa makanan dan minuman yang merupakan pantangan darah tinggi ini cukup familiar di dalam kehidupan kita sehari-hari. Bahkan, bisa jadi ini merupakan makanan dan minuman favorit Anda:

 

Garam 

Anda memang tidak memakan garam secara langsung, tetapi banyak garam tersembunyi di dalam makanan yang biasa Anda konsumsi. Data menunjukkan bahwa konsumsi garam per orang di Asia mencapai lebih dari 12 gram. Padahal, rekomendasi internasional menyarankan konsumsi garam harus kurang dari 5-6 gram per hari. Pasalnya, garam tidak hanya terdapat pada masakan saja, tetapi juga pada makanan olahan dan siap saji.

 

Daging olahan 

Daging olahan seperti sosis mengandung cukup banyak natrium. Sebanyak 2 ons daging olahan mengandung 600 mg natrium bahkan lebih.

 

Pizza beku 

Produk yang satu ini cukup praktis, karena konsumennya hanya perlu memanaskannya di dalam microwave. Akan tetapi, untuk membuat cita rasa pizza beku semakin nikmat, produsennya menambahkan banyak garam ke dalamnya. Seperenam dari pizza beku mengandung 1000 mg garam.

 

Makanan Instan 

Sebagai orang Indonesia, Anda tentu sudah akrab dengan mi instan, sarden, dan sejumlah makanan instan lainnya yang proses penyajiannya sangat mudah dan praktis. Meskipun cepat disiapkan dan rasanya nikmat, makanan instan ini mengandung lebih banyak garam natrium dibanding makanan segar yang dimasak sendiri.

 

Fast Food 

Makanan cepat saji memang banyak dijumpai di Indonesia. Selain cepat dan murah, fast food juga menawarkan rasa yang lezat dan cocok dengan lidah orang Indonesia. Namun, jika ingin mengurangi risiko hipertensi, Anda harus menjauhi makanan cepat saji. Pasalnya, dalam satu buah french fries (kentang goreng) berukuran medium yang dijual di fast food terdapat 19 g lemak dan 270 mg sodium.

 

Acar 

Acar terasa seperti makanan sehat karena terbuat dari mentimun, tapi sayangnya makanan ini sarat dengan kandungan garam natrium yang tinggi. Untuk menjadi acar, mentimun harus melewati proses pengawetan menggunakan garam. Mentimun tersebut direndam dengan banyak garam. Sekaleng kecil acar diawetkan dengan menggunakan 300 mg garam.

 

 Makanan gorengan

Penderita hipertensi harus mengurangi konsumsi makanan gorengan. Makanan yang digoreng mengandung banyak lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolesterol jahat Anda. Peningkatan kolesterol jahat dapat memperburuk hipertensi Anda.

 

Alkohol 

Tingkat konsumsi alkohol yang cukup tinggi dapat membuat konsumennya memiliki risiko atau memperburuk hipertensi yang sudah dimilikinya. Jika penderita hipertensi tetap mempertahankan kebiasaan konsumsi alkohol secara berlebih, risikonya adalah kerusakan pada dinding pembuluh darah.

 

Apakah makanan dan minuman di atas ada yang menjadi favorit Anda? Jika ya, kurangi konsumsi makanan dan minuman pantangan darah tinggi tersebut untuk mencegah atau tidak memperburuk tekanan darah tinggi Anda.

 

Selain dengan menjauhi makanan dan minuman yang merupakan pantangan darah tinggi, Anda juga harus rutin melakukan olah raga sebagai usaha untuk menurunkan tekanan darah. Ubah gaya hidup Anda menjadi lebih sehat mulai dari sekarang!

 

 

Source:

healthline.com/health/high-blood-pressure-hypertension/foods-to-avoid#Strategies2

highbloodpressure.about.com/od/lifeafterdiagnosis/tp/favoid_tp.htm

healthxchange.com.sg/healthyliving/ManagingChronicIllnesses/Pages/10-Reasons-to-Keep-Your-High-Blood-Pressure-Under-Control.aspx

healthcentral.com/high-blood-pressure/cf/slideshows/10-foods-to-avoid-with-high-blood-pressure#slide=1

 

 


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *