Pantangan bagi Penderita Hipertensi

20 May 2015

 Tahukah Anda apa yang menjadi alasan rokok dan minuman beralkohol menjadi pantangan darah tinggi? Pasalnya, kedua hal tersebut memicu peningkatan risiko hipertensi. Sudah menjadi rahasia umum bahwa tekanan darah tinggi dapat menjadi penyebab dari berbagai macam penyakit kardiovaskular pada manusia. Lantas, benarkah bahwa rokok dan alkohol merupakan pantangan darah tinggi yang paling utama? Apakah ada pantangan lain selain kedua hal tersebut? Mari simak penjelasannya berikut ini.

Ada beberapa pantangan bagi penderita darah tinggi. Pantangan-pantangan tersebut harus diperhatikan secara serius oleh penderita hipertensi agar tidak memicu timbulnya berbagai penyakit kardiovaskular. Berikut adalah beberapa pantangan darah tinggi tersebut:

 

Garam
“Jangan banyak mengonsumsi garam, nanti darah tinggi!” Pernyataan tersebut bukanlah tanpa alasan. Garam mengandung natrium yang jika dikonsumsi secara lebih dapat memicu darah tinggi. Batas konsumsi garam dalam sehari adalah 5 gram (2000 mg natrium) atau setara dengan 1 sendok teh saja.

Mie instan
Mie instan merupakan salah satu penyumbang natrium terbesar. Tahukah Anda bahwa dalam 1 porsi mie instan mengandung sekitar 1000-2400 mg natrium? Hal ini berarti 1 porsi mie instan sudah mampu memenuhi sekitar 50-120% kebutuhan maksimal natrium per hari. Namun, bukan berarti Anda harus benar-benar menghilangkan menu ini dari daftar makanan Anda, sebab saat ini tidak sulit untuk menemukan mie instan dengan kadar garam yang lebih rendah namun tetap nikmat di lidah.

Makanan olahan dan makanan dalam kaleng
Makanan olahan sejenis nugget, sosis, dan kornet diolah dengan garam dalam jumlah banyak. Oleh karena itu, mengurangi konsumsi makanan olahan tersebut sangat penting terutama bagi Anda penderita hipertensi.

Makanan berlemak tinggi
Konsumsi lemak berlebih dapat menyebabkan obesitas. Kegemukan tersebut dapat menyebabkan tekanan darah menjadi tinggi. Maka dari itu, Anda harus mengurangi kebiasaan mengonsumsi makanan berlemak tinggi seperti gorengan dan margarin.

Anda dapat menghindari pantangan-pantangan darah tinggi tersebut secara bertahap. Pantangan darah tinggi tersebut harus diperhatikan secara serius khususnya bagi Anda yang menderita hipertensi. Namun, bagi Anda yang menghindari hipertensi, Anda dapat pula menerapkan pantangan tersebut. Hal ini tentu saja guna mencegah atau mengurangi risiko terkena penyakit hipertensi.

 

 

Source:
everydayhealth.com/hypertension/preventing/controllable-risk-factors.aspx
medicinenet.com/script/main/art.asp?articlekey=20340
Persatuan Ahli Gizi Indonesia. 2009. Tabel Komposisi Pangan Indonesia. PT Elex Media Komputindo, Jakarta.

Diakses pada 13 Oktober 2014


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *