Nyemil Itu Sehat

15 January 2010 Nyemil Itu Sehat"Jangan nyemil, nanti gula darahnya naik loh!" Bagi penderita diabetes ancaman menakut-nakuti semacam itu mungkin sudah sering didengar. Sampai-sampai makanan camilan menjadi momok bagi kita. Padahal, nyemil justru baik dan sehat, serta memberikan beberapa keuntungan. Nyemil atau mengudap adalah menyantap makanan apa pun di luar waktu makan utama. Nyemil bisa dilakukan di antara makan pagi dan makan siang, atau antara makan siang dan makan malam. Bahkan, ada sebagian dari kita yang masih memerlukan nyemil setelah makan malam. Makanan yang kita santap di luar waktu makan tersebut lazim disebut makanan selingan, kudapan, camilan, atau snack. Penderita diabetes sebenarnya bisa menikmati camilan seperti mereka yang sehat, asalkan dibatasi jumlahnya sesuai dengan kebutuhan. Pada dasarnya penderita diabetes tetap membutuhkan pola makan yang teratur; makan tiga kali sehari (pagi, siang, dan malam) ditambah dengan makanan selingan, karena penderita diabetes tetap membutuhkan gula untuk aktivitas sel-sel di dalam tubuhnya. Jadi, yang menjadi masalah sebenarnya bukan kebiasaan ngemil itu sendiri, melainkan pilihan jenis makanan camilan serta jumlahnya. Rasa lapar bisa muncul lebih cepat jika kita sedang banyak beraktivitas fisik, banyak berpikir, atau stres. Empat jam setelah makan utama, persediaan gula yang beredar dalam darah biasanya mulai menipis. Di sisi lain, hati tidak mampu lagi memasok gula darah karena stok karbohidrat yang bisa diubah menjadi gula darah sudah terkuras habis. Apabila rasa lapar didiamkan, maka kadar gula darah akan makin merosot. Akibatnya tenaga menurun, pikiran sulit berkonsentrasi, perasaan gelisah, dan mudah tersinggung. Jika dibiarkan berlarut-larut, hal ini bisa mengakibatkan keluar keringat dingin dan tak sadarkan diri. Untuk mengembalikan kadar normal gula darah, Anda sebaikya tetap memasukkan camilan ke dalam pola makan Anda setiap harinya. Jika kita bertahan untuk tidak nyemil sementara perut lapar, maka pada jam makan utama rasa lapar akan memuncak. Kondisi lapar berat ini cenderung membuat kita makan melebihi batas kewajaran. Akibatnya kadar gula darah meningkat secara mendadak. Sebaliknya, jika di antara waktu makan utama kita nyemil, pada jam makan utama keinginan makan akan wajar-wajar saja, sehingga kadar gula darah pun tetap terkontrol. Lalu, jenis camilan apa yang sebaiknya dipilih bagi penderita diabetes? Camilan yang sebaiknya dipilih yakni camilan dengan jumlah kalori terkontrol, bebas gula, memiliki GI (indeks glikemik) rendah sehingga dapat diserap tubuh secara perlahan. Bila Anda bingung memilih makanan yang akan menjadi camilan untuk hidup sehat Anda, kini tersedia Diabetamil Cookies yang merupakan produk dari Tropicana Slim. Diabetamil Cookies dapat dijadikan solusi nyemil yang sehat bagi para penderita diabetes karena di dalamnya terkandung jumlah kalori yang terkontrol, tanpa gula, dan rendah GI. Temukan solusi nyemil sehat dalam Diabetamil Cookies!


Comments

  1. srimugiartini

    September 30, 2010, 6:37 pm

    bagaimana jk ngemilnya buah?

    =====================================================
    Tropicana Slim:

    Hai Sri,
    Boleh saja, namun tidak berlebihan yah. Karena dalam buah juga mengandung kalori, yg jika dikonsumsi berlebih dapat menyumbang kalori berlebih dalam tubuh.
    Kamu bisa konsumsi 1 porsi buah sbg pengganti camilan pagi/sore hari yah.

    Salam sehat,
    Tropicana Slim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *