Merokok dan Penyakit Jantung

24 July 2015

Rokok sering dianggap sebagai penyebab penyakit pada paru-paru. Namun, tahukah Anda jika rokok juga menjadi penyebab penyakit jantung? 1 dari 5 kasus kematian akibat penyakit jantung berkaitan dengan kebiasaan merokok. Bahkan, perokok aktif memiliki risiko terkena sakit jantung 2-4 kali lebih besar dibanding orang yang tidak merokok.

 

Bahan baku untuk membuat rokok adalah tembakau. Di dalam tembakau terdapat nikotin yang dapat mengakibatkan beberapa masalah kesehatan berikut:

1. Mengurangi pasokan oksigen dalam jantung
2. Meningkatkan tekanan darah
3. Membuat jantung berdetak lebih kencang.
4. Meningkatkan risiko stroke atau serangan jantung.

 

Merokok merupakan salah satu penyebab penyakit jantung yang utama karena seiring dengan kerusakan pembuluh darah dan juga organ tubuh lainnya terutama hati,  maka risiko aterosklerosis akan meningkat. Aterosklerosis adalah kondisi dimana arteri tertutup oleh zat lilin (plak). Penumpukan plak tersebut akan menghambat aliran darah dan oksigen ke organ-organ di dalam tubuh manusia. Selanjutnya, penumpukan plak pada pembuluh di sekitar jantung akan berujung pada penyakit jantung koroner.

 

Walaupun merokok bukanlah satu-satunya penyebab penyakit jantung, tetapi dengan merrokok risiko penyakit jantung meningkat secara drastis. Tak hanya sampai disitu, rokok bukan hanya merugikan diri Anda sendiri, tetapi orang lain di sekitar Anda yang menghisap asap rokok tersebut (perokok pasif) dapat terkena imbasnya. Oleh karena itu, tidak ada salahnya mengurangi atau bahkan menghentikan kebiasaan merokok. Bahkan suatu studi menyatakan risiko serangan jantung akan berkurang setelah 24 jam pertama Anda berhenti merokok.

 

 

Source:
1)     webmd.com/smoking-cessation/quit-smoking-heart
2)     nhlbi.nih.gov/health/health-topics/topics/smo
3)     heartdisease.about.com/od/smokingandheartdisease/a/Smoking-And-Your-Heart.htm


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *