Menyantap Pizza Saat Diet, Why Not?

29 March 2016

Siapa yang tak kenal pizza? Ya, makanan khas Italia ini memiliki banyak penggemar di seluruh dunia, bahkan Indonesia. Pizza bukanlah makanan untuk diet, tetapi pelaku diet tetap dapat menyantap makanan ini. Lantas, bagaimana dengan kandungan kalori makanan  yang tinggi pada pizza? Gampang! Yuk, baca tips menyantap pizza saat diet berikut ini.

 

Satu potong pizza keju mengandung 220 kalori. Bahkan peperoni pizza mengandung hingga 250 kalori. Diet Anda tentu akan gagal jika menyantap pizza sejenis itu. Tips-tips ini dapat membuat pizza menjadi makanan untuk diet  yang lebih rendah kalori:

 

Minta untuk mengurangi keju

Keju yang melimpah membuat pizza menjadi tinggi lemak dan kalori. Mintalah untuk mengurangi keju atau mengganti keju rendah lemak jika restoran pizza tersebut menyediakannya.

 

Ganti sosis dan ham dengan yang lain

Topping pizza biasanya menggunakan sosis dan ham. Makanan tersebut sarat akan natrium, lemak dan kalori. Mengganti sosis dan ham dengan jamur atau paprika dapat memangkas sepertiga kalori pada pizza.

 

Tidak menggunakan daging sapi cincang

Agar pizza lebih rendah lemak, gunakan ayam atau kalkun panggang untuk mengganti daging sapi cincang.

 

Gunakan tisu atau kertas penyerap

Untuk menyerap mentega dan minyak pada pizza, gunakan tisu atau kertas makanan. Upaya ini dapat mengurangi 15-25 kalori pada pizza yang akan Anda konsumsi.

 

Dengan tips, ini pelaku diet dapat tetap menikmati pizza tanpa rasa khawatir. Namun, ingatlah untuk tetap mengonsumsi pizza secukupnya, ya.

 

 

Source:

weightloss.about.com/od/eatsmart/qt/pizzapointers.htm

dietadvice.about.com/od/recipe-ideas/fl/Low-Carb-Ways-to-Satisfy-a-Pizza-Craving.htm

Diakses pada 27 Juni 2015


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *