Menggali Kekayaan Susu

15 January 2010 Menggali Kekayaan Susu Pernahkah terlintas dalam pikiran Anda mengapa bayi yang baru lahir hanya dianjurkan untuk minum susu? Dan mengapa susu sangat baik diminum sejak kanak kanak? Atau mengapa orang yang sulit tidur justru disarankan minum susu? Susu memiliki nilai nutrisi yang sangat tinggi. Selain merupakan sumber kalsium dan fosfor serta berbagai vitamin, termasuk A, D, E dan K; susu juga mengandung protein dengan nilai biologis tinggi. Bukan hanya itu, susu ternyata juga mengandung berbagai komponen bioaktif yang berguna dalam pertumbuhan dan sistem kekebalan tubuh. Itulah mengapa susu sering disebut ‘the nearly perfect food’ atau makanan yang nyaris sempurna. Komponen Aktif Susu Komponen bioaktif susu dapat berasal dari berbagai sumber, termasuk protein, vitamin dan mineral. Salah satu yang paling dominan berasal dari protein, dengan kasein merupakan salah satu sumber protein utama susu, yang berjumlah sekitar 80% total protein susu. Sedangkan whey merupakan bentuk protein susu lainnya, dengan kontribusi sekitar 20% total protein susu. Susu: Penunjang Kekebalan Tubuh Jika ingin kesehatan Anda tetap terjaga, susu adalah solusinya. Bahkan susu juga dianjurkan untuk diminum setiap hari. Adanya kandungan vitamin dan mineral serta kandungan bioaktif susu: immunoglobin dan lactoferrin, membuat susu berguna dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Immunoglobin mengandung zat anti mikroba, yang dapat membunuh mikroba patogen (mikroba yang berbahaya bagi tubuh). Sedangkan lactoferrin lebih berperan pada peningkatan kekebalan tubuh. Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa lactoferrin merupakan bagian kedua terbesar protein ASI dan berkontribusi sekitar 10% untuk pembentukan kolostrum. Itulah mengapa, kolostrum ibu (yang diproduksi saat awal keluarnya ASI) sangat penting untuk hidup sehat buah hati tercinta. Selain terdapat pada ASI, kolostrum juga terdapat pada susu sapi. Namun jumlah lactoferrinnya lebih sedikit, sekitar 1/5 – 1/10 kali ASI. Susu: Penetral Polusi dan Racun Jika Anda bekerja dalam lingkungan berpolusi tinggi atau berisiko tinggi terhadap cemaran bahan kimia, maka susu merupakan penetral polusi dan racun yang sangat baik. Mengapa demikian? Ternyata hal ini tidak terlepas dari nilai nutrisi susu yang sangat tinggi dan adanya komponen bioaktif susu. Di mana immunoglobin dan lactoferrin bekerja dalam meningkatkan sistem imunitas tubuh, sedangkan vitamin dan mineral akan membantu mempertahankan tubuh dari bahaya racun. Susu: Penunjang Pertumbuhan Bayi yang diberi ASI biasanya pertumbuhannya lebih pesat. Hal ini disebabkan oleh adanya komponen protein whey ASI yg dominan yaitu a-lactalbumin. Protein ini sangat mudah dicerna bayi, sehingga mampu merangsang pertumbuhan yang lebih cepat. Dalam susu sapi sebenarnya juga terdapat protein sejenis, yang disebut a-lactoglobulin. Namun, jumlahnya hanya setengah protein whey ASI saja. Masa pertumbuhan juga memerlukan asupan gizi yang memadai. Susu dengan segala kelengkapan nutrisinya dapat memenuhi kebutuhan ini. Kalsium dan fosfor sangat berguna dalam pertumbuhan tulang dan gigi, sedangkan vitamin D-nya juga diperlukan untuk penyerapan kalsium. Susu: Penangkal Stres Mungkin Anda pernah bertanya, mengapa susu dipercaya dapat membuat tidur lelap dan membantu meringankan stres? Hal ini dimungkinkan karena susu kaya akan asam amino tryptofan, yang dapat meningkatkan keja neurotransmitter (bagian dari sistem saraf). Triptofan berperan penting dalam pembentukan serotonin, yang merupakan bagian dari saraf, yang berfungsi mengontrol stres dan mood. Sehingga susu dapat Anda manfaatkan pula untuk mengurangi stres, bad mood atau mencegah anxiety (kegelisahan). Susu: Penawar Rasa Sakit Susu mengandung Opioid Peptides, jenis α-lactalbumin dan β-lactoglobulin, yang terbukti dapat menawar rasa sakit (analgesic dan sedative). Cara kerjanya adalah dengan mempengaruhi kerja sistem saraf. Selain komponen bioaktif di atas, masih banyak komponen lainnya yang bermanfaat bagi hidup sehat Anda. Tidak terlewatkan karbohidrat dan protein susu sendiri yang dibutuhkan dalam metabolisme energi. Nah untuk mencapai kesehatan prima, jangan pernah lewatkan hari Anda tanpa susu! (nin).


Comments

  1. agusna suryana

    December 19, 2012, 6:58 am

    terima kasih iinfonya, good artikel………….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *