Tips Menurunkan Gula Darah Tinggi dengan Lidah Buaya

30 September 2015

Konsumsi makanan dengan kandungan gula yang tinggi dapat memicu peningkatan kadar gula dalam darah. Apabila dibiarkan terus menerus, kadar gula darah yang tinggi dapat memicu munculnya penyakit diabetes. Tahukah Anda? Selain dengan mengurangi asupan makanan yang tinggi kandungan gula, cara menurunkan gula darah juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi lidah buaya.

 

Mengenal lidah buaya

 Lidah buaya atau Aloe vera sudah digunakan sejak dahulu untuk berbagai macam fungsi, termasuk untuk mengobati luka, kerontokan rambut, dan mengatasi konstipasi. Dikenal sebagai plant of immortality, lidah buaya sering dijadikan hadiah pemakaman para faraoh di Mesir. Dan kini, lidah buaya banyak digunakan sebagai bahan baku berbagai macam produk termasuk minuman, lotion, dan salep untuk mengatasi masalah kulit.

 

Cara menurunkan gula darah dengan lidah buaya 

Benarkah lidah buaya bisa membantu menurunkan kadar gula darah yang tinggi? Pertanyaan ini mungkin muncul dalam benak Anda ketika membaca judul dari artikel ini. Ya, memang terdapat penelitian yang menunjukkan bahwa lidah buaya ternyata bisa membantu menurunkan gula darah. Lidah buaya tidak hanya dapat digunakan sebagai tanaman obat untuk luka bakar dan produk kecantikan saja, tetapi juga dapat dikonsumsi. Peneliti telah menemukan khasiat lidah buaya yang ternyata memiliki manfaat yang baik untuk menurunkan kadar gula dalam darah, sehingga dapat berguna untuk menangani kadar gula yang tinggi, terutama pada penderita diabetes.

 

Sebuah penelitian terbaru mengenai lidah buaya yang dipublikasikan pada Jurnal Planta Medica Natural (2012) menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak gel lidah buaya (dalam bentuk kapsul) sebanyak 2x sehari selama 2 bulan bagi para penderita diabetes dapat menurunkan glukosa darah puasa, HbA1c, kolesterol total, dan level kolesterol LDL (kolesterol jahat) secara signifikan.

 

Alasan mengonsumsi lidah buaya sebagai cara menurunkan gula darah 

Masih ragu untuk mengonsumsi lidah buaya? Anda tidak perlu ragu, mengingat lidah buaya adalah tumbuhan alami, maka tentu saja lidah buaya lebih minim efek samping dibandingkan bila Anda mengonsumsi obat-obatan kimia. Berikut ini sejumlah alasan mengapa Anda harus mencoba mengonsumsi lidah buaya untuk memperoleh kadar gula darah yang normal:

- Lidah buaya mengandung senyawa glucommanan, serat larut makanan yang bermanfaat membantu mengurangi kadar glukosa di dalam darah. Tepatnya, komponen hemiselulosa ini akan bertindak sebagai zat hipoglikemik guna membantu mengurangi gula darah.

- Lidah buaya mengandung senyawa mukopolisakarida acemannanserta fitosterol yang diduga berperan dalam penurunan gula dalam darah.

- Antioksidan dan anti-inflamasi yang terkandung di dalam tumbuhan lidah buaya juga bermanfaat untuk mengurangi kerusakan oksidatif dan peradangan.

- Lidah buaya adalah tumbuhan alami yang bisa ditanam di mana saja. Selain bisa diperoleh dengan mudah, tanaman lidah buaya juga minim efek samping jika dibandingkan dengan obat-obatan.

 

Yup! Hasil ini tentunya sangat menjanjikan yaa bagi para penderita diabetes! Meskipun demikian, bukan berarti Anda dapat langsung mengonsumsi lidah buaya dan mengharapkan kadar gula segera kembali normal. Perlu diketahui bahwa penelitian mengenai lidah buaya yang dipublikasikan belum banyak dan pembuktiannya masih terus dilakukan oleh para peneliti. Untuk itu, masih dibutuhkan lebih banyak penelitian lebih lanjut guna memastikan manfaat lidah buaya dalam menjaga kadar gula darah ini. Hingga saat ini, penanganan kadar gula darah tinggi dengan perubahan gaya hidup sehat, termasuk mengatur pola makan sehat, menjaga berat badan dalam kisaran normal, serta rutin berolahraga tetaplah yang paling penting dilakukan.

 

Manfaat lain dari lidah buaya  

Sebagai tanaman yang sudah sangat familiar di Indonesia, lidah buaya ternyata memiliki beberapa manfaat lain bagi kesehatan selain untuk menurunkan gula darah. Apa saja manfaat lain yang ditawarkan oleh lidah buaya?

- Pelembap alami kulit. Oleh karena itu, lidah buaya sering dimanfaatkan oleh perusahaan kosmetik atau produk perawatan kulit sebagai bahan alami untuk menjaga kelembapan kulit.

- Melancarkan sistem pencernaan dan mengatasi sembelit.

- Meredakan rasa sakit dan peradangan yang terjadi di bagian luar kulit.

 

Pilihan bahan alami lain untuk menurunkan gula darah  

Selain lidah buaya, masih ada sejumlah tanaman alami lainnya yang diklaim dapat menurunkan gula darah. Nah, bahan alami apa saja yang diklaim dapat menurunkan gula darah yang tinggi?

 

1. Bitter Melon (Pare)

Jenis sayuran yang satu ini memang menawarkan rasa yang pahit. Namun, di Indonesia sendiri sayur pare sering diolah menjadi sajian tumisan. Pare juga sering dimanfaatkan sebagai suplemen alami yang dianjurkan untuk dikonsumsi para diabetesi. Pasalnya, pare yang sangat pahit ini diyakini dapat membantu sel untuk menggunakan glukosa secara efektif dan mengurangi penyerapan gula di dalam usus. Namun, penelitian yang ada masih terbatas sehingga efeknya belum dapat dipastikan dengan jelas.

 

2. Ginseng

Herbal alami yang banyak dimanfaatkan sebagai produk pengobatan di negeri tirai bambu ini ternyata memiliki khasiat yang bagus untuk penderita diabetes. Para peneliti menemukan fakta bahwa ginseng dapat memperlambat penyerapan karbohidrat dan meningkatkan kemampuan sel-sel di dalam tubuh untuk memanfaatkan glukosa. University of Toronto menemukan bukti bahwa ekstrak ginseng dapat membantu menurunkan gula darah. Namun, sama seperti herbal lainnya, penelitian yang menunjukkan manfaat ginseng pada manusia ini masih terbatas sehingga masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut.

 

3. Fenugreek (Kelabat)

Biji kelabat kurang dikenal di Indonesia. Namun sesungguhnya, biji kelabat sudah banyak dimanfaatkan sebagai rempah-rempah untuk menyedapkan masakan di India. Dan kini, biji yang kaya serat alami ini ternyata juga diklaim memiliki kemampuan untuk menurunkan gula darah. Biji ini juga dikatakan kaya akan vitamin, mineral, dan senyawa antioksidan. Beberapa penelitian memang menunjukkan bahwa pemberian biji kelabat pada penderita diabetes ternyata membantu pengaturan kada gula darah. Namun, penelitian yang ada masih terbatas jumlahnya dan masih perlu dipelajari lebih lanjut.

 

Itulah beberapa herbal alami yang dapat menurunkan gula darah selain lidah buaya. Perlu diketahui bahwa meskipun hasilnya tampak menjanjikan, penelitian yang mempelajari herbal-herbal ini masih terbatas. Dosis optimal dan efek jangka panjangnya pun belum diketahui dengan pasti. Untuk itu, Anda tetap perlu berkonsultasi dengan ahli kesehatan sebelum mengonsumsinya. Tak lupa, menjaga pola makan sehat dan rutin berolahraga tetaplah yang terpenting dalam pengaturan kadar gula darah.

 

Nah, sekarang sudah tahu kan manfaat lidah buaya sebagai cara menurunkan gula darah? Tidak hanya menyegarkan dan dapat memperlancar sistem pencernaan, konsumsi lidah buaya dalam jumlah yang seimbang dengan dikombinasi pola makan sehat dan rutin berolahraga juga akan membantu menurunkan gula darah Anda. Choose your favourite foods wisely!

 

 

  Sources:

  1. Anti-hyperglycemic and anti-hypercholesterolemic effects of Aloe vera leaf gel in hyperlipidemic type 2 diabetic patients: A randomized double-blind placebo-controlled clinical trial. 2012. Planta Med. 78:311-316.
  2. http://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/aloe/safety/hrb-20058665
  3. com/7-reasons-to-use-aloe-vera-for-treating-diabetes/
  4. co.uk/natural-therapies/aloe-vera.html
  5. com/health/wellness/the-best-herbs-and-supplements-for-diabetes/
  6. com/health/type-2-diabetes/herbs-supplements#DiabetesOverview1
  7. https://nccih.nih.gov/health/aloevera
  8. https://en.wikipedia.org/wiki/Aloe_vera
  9. http://www.diabetes.co.uk/natural-therapies/fenugreek.html

 


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *