Mengenal Diet Mayo

27 November 2015

Beberapa waktu ini tampaknya masyarakat Indonesia sedang gandrung akan tren diet mayo yang dipercaya mampu menurunkan berat badan. Sebenarnya, apa sih diet mayo itu?

 

Diet mayo adalah salah satu tips diet yang terdapat dalam buku The Mayo Clinic Diet besutan Mayo Clinic di Minnesota. Jenis diet yang satu ini biasanya dijalankan selama 12 hari lalu dilanjutkan dengan 2 hari off dan diulangi kembali untuk siklus diet selama 10 minggu. Meskipun diyakini bermanfaat untuk merencanakan penurunan berat badan, dtetap saja pola hidup sehat  yang bisa dijalankan seumur hidup merupakan diet utama untuk menjaga kesehatan sekaligus mempertahankan berat badan ideal.

 

Prinsip utama dalam menjalankan diet mayo adalah konsumsi makanan rendah karbohidrat dengan tujuan untuk membakar lemak yang sudah tersimpan di dalam tubuh. Kombinasi makanan rendah karbohidrat kemudian dipadukan dengan bahan makanan berprotein tinggi, sayuran yang kaya akan serat, serta buah-buahan yang mengandung beragam jenis vitamin.

 

Keberhasilan orang lain saat menjalankan tips diet mayo mungkin membuat Anda tertarik untuk mencobanya. Namun, perlu diingat bahwa keberhasilan suatu pola hidup sehat tetap bergantung pada kedisiplinan dan metabolisme tubuh masing-masing individu. Percuma saja menjalankan diet mayo kalau Anda masih sering mengonsumsi snack yang kurang bergizi serta makanan yang tinggi kandungan natrium dan gula.

 

Sekali lagi, kunci kesuksesan untuk hidup sehat dan tips diet  lainnya adalah kedisiplinan untuk menjalankan pola hidup sehat secara konsisten, dan, berat badan serta bentuk tubuh yang proporsional adalah bonus bagi Anda yang sudah berkomitmen dengan pola hidup sehat. Selamat menjalankan pola hidup sehat!

 

 

Sources:

webmd.com/diet/the-mayo-clinic-diet

weightloss.about.com/cs/diets/a/aa011501a.htm

Diakses pada 22 April 2015


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *