Mengenal Beragam Jenis Gula untuk Diabetes

11 August 2015

Penyakit diabetes bisa menyerang siapa saja tanpa pandang usia dan latar belakang. Tetap konsisten menjalankan hidup sehat akan membuat kadar gula darah normal  dan meminimalkan risiko penyakit diabetes. Kini Anda tidak perlu merasa kesulitan untuk menjalankan pola hidup sehat karena Anda bisa menggunakan berbagai gula diabetes  untuk mengontrol asupan gula bagi tubuh.

 

Jenis gula yang baik untuk penderita diabetes adalah gula rendah kalori. Gula rendah kalori aman dikonsumsi karena memiliki rasa manis tetapi tidak menaikkan kadar gula di dalam darah. Beberapa jenis gula atau pemanis alternatif yang aman dikonsumsi bagi penderita diabetes diantaranya adalah sukralose, acesulfam-K, aspartam, dan stevia. Berikut fakta menarik dari jenis gula rendah kalori yang baik bagi penderita diabetes berikut ini :

Sukralosa
Sukralosa adalah pemanis yang dimodifikasi dari gula pasir (sukrosa) sehingga memiliki tingkat kemanisan yang tinggi. Sukralosa memiliki tingkat kemanisan sekitar 750 kali lebih tinggi dibandingkan sukrosa. Sukralosa banyak digunakan pada beragam jenis makanan dan minuman, seperti permen karet, es krim, buah kaleng, dan minuman berpemanis.

Acesulfam-K
Acesulfam-K memiliki tingkat kemanisan 200 kali lebih tinggi dibandingkan sukrosa. Acesulfam-K sangat cocok untuk digunakan dalam proses memasak atau memanggang. Oleh karena itu penggunaan gula non-kalori ini banyak ditemukan pada beragam jenis makanan dan minuman seperti produk susu, roti, permen, selai, dan buah kaleng.

Aspartam
Aspartam berasal dari kombinasi 2 asam amino, yaitu fenilalanin dan aspartat. Aspartam merupakan pemanis rendah kalori dengan tingkat kemanisan sekitar 200 kali lebih tinggi dibandingkan sukrosa. Aspartam banyak digunakan sebagai pengganti gula pasir dalam teh atau kopi, produk susu, yoghurt, sirup obat, maupun snack bar. Baik sukralosa, acesulfam-K, dan aspartam telah diuji dan dikategorikan oleh Food and Drug Administration sebagai bahan tambahan pangan yang aman dikonsumsi.

Stevia
Stevia merupakan gula alternatif yang berasal dari daun tanaman dengan nama Latin Stevia rebaudiana Bertoni. Stevia merupakan pemanis alami non kalori yang berasal dari Amerika Selatan, terutama Brazil dan Paraguay. Stevia memiliki tingkat kemanisan berkisar 50-300 kali lebih tinggi dibandingkan sukrosa. Stevia telah banyak digunakan untuk produk roti, pastri, jus buah, permen karet, serta pengganti gula pasir untuk memasak maupun pada teh dan kopi.

 

 

Selain jenis gula di atas, masih banyak lagi jenis gula rendah kalori yang aman dikonsumsi bagi penderita diabetes. Dengan menggunakan gula diabetes, penderita diabetes tetap dapat mengonsumsi makanan manis maupun membuat beragam jenis hidangan kesukaan tanpa khawatir gula darah menjadi naik dan kalori menjadi berlebih.

 

Sources:
Jain T, Grover K. Sweeteners in human nutrition. Int J Health Sci Res. 5(5): 439-451.
webmd.boots.com/diabetes/guide/artificial-sweeteners-diabetes
healthcentral.com/diabetes/c/17/6843/splenda-stevia/
Diakses pada : 19 Maret 2015


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *