Menangani Serangan Jantung dalam Waktu 6 Jam

17 July 2015

Serangan jantung dapat dialami oleh siapa saja. Bila Anda merasakan gejala nyeri pada bagian dada, tertindih, dan sesak, bisa jadi itu merupakan gejala serangan jantung. Selain gejala-gejala tersebut, serangan jantung juga dapat dideteksi melalui gejala lain, seperti pusing, mual, sesak nafas dan berkeringat lebih banyak. Sambil menunggu penanganan dari pihak medis, serangan jantung tersebut dapat ditangani sendiri.

 

Orang yang mengalami serangan jantung, baik untuk pertama maupun kesekian kalinya, harus segera mendapatkan pertolongan pertama. Semakin cepat penderita serangan jantung  tertolong, maka semakin besar pula kemungkinan nyawa pasien dapat diselamatkan. Waktu ideal penanganan serangan jantung sebaiknya tidak lebih dari 6 jam setelah penderitanya terkena serangan tersebut. Apabila lebih dari 6 jam, risiko kematian bagi penderitanya lebih besar.

 

Apabila ada keluarga atau kerabat yang terkena serangan jantung, cobalah untuk memberi penanganan dengan cara-cara berikut ini sambil menunggu bantuan dari pihak medis:

1. Tenangkan penderita. Arahkan penderita untuk mencari posisi istirahat yang nyaman.
2. Buat pakaian penderita terasa longgar.
3. Tanyakan pada penderita apakah ia memiliki obat jantung yang harus diminum saat terkena serangan. Jika ada, bantulah ia untuk meminum obat.
4. Lakukan CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) bila perlu.

 

Ketika penderita mengalami serangan jantung, sebaiknya Anda segera menghubungi rumah sakit terdekat untuk memberikan pertolongan medis bagi penderita. Hindari meninggalkan penderita serangan jantung seorang diri, kecuali untuk memanggil pertolongan.

 

 

Source:
tropicanaslim.com/enam-jam-waktu-emas-penanganan-serangan-jantung
webmd.com/heart-disease/handle-cardiac-emergencies
Diakses pada 27 November 2014

 


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *