Melindungi Mata Dengan Diet Rendah GI

18 January 2010

Melindungi Mata Dengan Diet Rendah GIBunga-bunga di taman, warna-warni yang indah, dan begitu banyak hal menarik di sekitar kita. Dunia ini memang sangat indah. Untuk dapat melihat dan menikmatinya dengan sempurna, kita memerlukan mata yang sehat. Bagaimana cara menjaga mata agar tetap sehat, terutama seiring bertambahnya umur? Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan diet rendah GI.
Mata merupakan salah satu organ yang sangat penting bagi manusia namun mata cukup rentan terhadap penyakit-penyakit yang dapat menyebabkan terjadinya ganguan penglihatan, terutama pada orang yang sudah berumur. Salah satu penyakit mata yang banyak menyerang orang-orang yang berumur lebih dari 50 tahun adalah Age-related Macular Degeneration (AMD).

Penyakit AMD menyerang bagian macula dari retina mata. Bagian macula sendiri berfungsi untuk mengontrol pandangan mata yang jelas. Apabila seseorang terkena penyakit AMD, pandangannya akan menjadi terbatas dan kurang jelas yang kemudian dapat menyebabkan terjadinya kebutaan. Ciri-ciri awal dari penyakit ini adalah adanya noda putih atau kuning pada retina atau saraf optik, yang dikenal dengan drusen.

Glycemic index (GI) menyatakan besarnya pengaruh karbohidrat yang terdapat di dalam suatu bahan pangan terhadap kadar glukosa di dalam rendah. Diet rendah GI berarti mengkonsumsi bahan-bahan pangan yang memiliki GI yang rendah. Bahan pangan ini mengandung karbohidrat yang terurai secara lambat di dalam tubuh sehingga tidak menyebabkan kenaikan kadar glukosa di dalam darah secara drastis, sebagai contoh gandum dan biji-bijian.

Diet rendah GI biasa dilakukan oleh penderita diabetes. Bagaimana pengaruhnya untuk yang tidak menderita diabetes? Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas Harvard, diketahui bahwa diet rendah GI dapat menurunkan tingkat risiko seseorang terhadap penyakit AMD. Hubungan antara diet rendah GI dengan penyakit AMD ini diyakini karena di dalam diet rendah GI banyak terkandung bahan-bahan makanan yang mengandung banyak zat-zat gizi yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, seperti buah, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan susu.

Zat-zat gizi tersebut meliputi mineral dan antioksidan. Jenis antioksidan yang banyak diperoleh, antara lain vitamin C, vitamin E, dan karotenoid. Karotenoid akan diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh. Vitamin A berfungsi untuk menjaga mata agar tetap sehat dengan membantu pengeluaran cairan kental yang dapat mencegah infeksi pada mata. Tapi vitamin A bersifat mudah rusak akibat proses oksidasi. Di sinilah peran dari vitamin E sebagai antioksidan untuk melindungi vitamin A dari kerusakan tersebut, sedangkan vitamin C dapat meningkatkan daya tahan tubuh di dalam melawan infeksi.

Ini berarti bahwa kita harus mulai menjaga kesehatan mata dengan melakukan diet rendah GI. Memang zat-zat gizi tersebut (mineral dan antioksidan) dapat diperoleh secara lebih mudah dan praktis dengan mengkonsumsi suplemen. Tapi ingatlah bahwa suplemen sering terbuat dari bahan-bahan sintetik (bukan alami) yang mungkin memiliki dampak-dampak negatif terhadap kesehatan di masa yang akan datang. Apabila ada cara aman untuk menjaga kesehatan mata Anda, mengapa tidak melakukannya segera? Mulai atur pola makan Anda agar tidak menyesal nantinya.



Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *