Manfaat Kedelai sebagai Penurun Kolesterol

8 September 2015

Sudah cek kadar kolesterol dalam darah Anda? Jika Anda memiliki kadar kolesterol jahat (LDL) yang tinggi, Anda harus segera mencari cara mengatasi hal tersebut. Selain meningkatkan aktvitas fisik, Anda juga perlu memperhatikan makanan yang hendak dikonsumsi. Kurangi konsumsi makanan berlemak yang dapat meningkatkan kolesterol dan perbanyak konsumsi makanan penurun kolesterol, seperti kedelai.

 

Kedelai mengandung protein dan isoflavon. Keduanya dapat membantu upaya Anda dalam mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah. Cara mengatasi kolesterol  dengan mengonsumsi kedelai juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Pasalnya, kedelai juga mengandung serat dan omega-3 yang baik bagi kesehatan jantung, meskipun kandungan omega-3 dalam kedelai tidak sebanyak yang terdapat pada ikan salmon dan tuna.

 

Anda dapat memperoleh manfaat dari kedelai melalui beberapa jenis makanan yang mengandung kedelai berikut:

- Susu kedelai
- Tahu dan Tempe
- Edamame
- Berbagai produk yang menggunakan bahan dasar kedelai, seperti keju kedelai, roti kedelai, dan sereal dari kedelai

 

Cara mengatasi kolesterol dengan kedelai juga dapat didukung dengan upaya mengurangi konsumsi makanan yang tinggi lemak hewani. Caranya, Anda dapat mengganti makanan hewani tersebut dengan makanan yang menggunakan kedelai sebagai bahan dasarnya, seperti:

- Asupan protein yang biasa diperoleh dari daging sapi dapat diganti dengan menggunakan protein dari kedelai.
- Sosis sapi dapat diganti dengan menggunakan sosis kedelai.
- Daging ayam berlemak dapat diganti dengan tahu.
- Snacks atau makanan ringan dapat diganti dengan semangkuk edamame rebus yang segar.

 

Cara mengatasi kolesterol dengan kedelai tetap harus didukung dengan olahraga dan mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak.

 

 

Source:
webmd.com/cholesterol-management/features/soy-and-cholesterol
healthcastle.com/benefitsofsoy_heart.shtml
cholesterol.about.com/od/cholesterolloweringfoods/a/soy.htm
Diakses pada 1 Maret 2015


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *