Jalani Hidup Sehat Sembari Berpuasa

18 June 2015

Tidak ada alasan untuk tidak segera menjalani pola hidup sehat. Termasuk saat sedang menjalankan puasa, manfaatkan momen tersebut untuk menunjang gaya hidup yang sehat. Saat berpuasa, jam makan Anda berubah. Biasanya perubahan jam makan ini akan berdampak pada gangguan lambung serta peningkatan berat badan.

 

Bagi Anda yang ingin tetap memiliki tubuh yang sehat serta berat badan ideal selama berpuasa, yuk ikuti tips kesehatan berikut ini!

 

1. Saat makan sahur
- Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti roti gandum, oat, nasi merah atau pasta. Mengapa? Karena karbohidrat jenis tersebut lebih lama dicerna oleh tubuh, sehingga Anda dapat merasa kenyang lebih lama dan lebih berenergi sepanjang hari.
- Hindari minuman yang mengandung kafein seperti teh atau kopi. Karena kafein memicu timbulnya dehidrasi pada tubuh Anda, akibatnya Anda dapat merasa lebih haus nantinya.
- Pastikan Anda makan sahur secukupnya, karena jika Anda melewatkan sahur maka kondisi tubuh akan lemas dan kurang bertenaga sepanjang hari.

2. Saat berbuka puasa, konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat sederhana seperti es buah. Asupan gula dapat memberikan energi dengan cepat pada tubuh Anda. Namun, perhatikan juga kadar gula yang dikonsumsi, karena jika berlebihan maka risiko kegemukan dan diabetes tetap

3. Setiap orang disarankan untuk meminum air sebanyak 8 gelas sehari. Saat berpuasa, penuhi kebutuhan air dalam tubuh dengan meminum 6-8 gelas air saat berbuka puasa hingga sahur.

4. Makanan manis memang identik dengan bulan Ramadhan. Akan tetapi, jika dikonsumsi berlebih dapat membuat berat badan meningkat drastis. Untuk menyiasatinya, Anda bisa mengganti gula biasa dengan gula rendah kalori. Makan manis tapi tidak menjadi gendut, siapa sih yang tidak mau?

 


Lantas, bagaimana bagi para penderita diabetes yang ingin menjalankan ibadah puasa?

Yang pasti harus dilakukan adalah berkonsultasi pada dokter mengenai kondisi tubuh Anda, pastikan kondisi tubuh Anda memadai untuk memulai berpuasa. Pasalnya lonjakan gula darah yang terlalu tinggi atau rendah dalam waktu yang lama akan cukup berbahaya bagi diabetesi.

Diabetesi tipe 1
Penderita diabetes tipe ini disarankan untuk tidak berpuasa. Mengapa? Karena gangguan kesehatan lebih rentan dialami oleh diabetesi tipe 1 dibanding tipe 2, lebih lagi jika penderitanya masih tergantung pada suntikan insulin.

Diabetesi tipe 2
Anda tetap dapat berpuasa walau menderita diabetes tipe 2. Untuk menghindari hiperglemik setelah makan sahur, maka Anda harus jeli dalam mengatur pola makan. Misalnya, dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks dan mengurangi makanan yang berlemak tinggi.

 

 

Sumber:
tropicanaslim.com/hidup-sehat-selama-puasa
tropicanaslim.com/tips-trick-berpuasa-bagi-penderita-diabetes


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *