1

Hati-hati Garam Tersembunyi Penyebab Hipertensi

  

Pernahkah Anda bertanya, berapa banyak rata-rata konsumsi garam Anda per hari? Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang di dunia mengonsumsi garam lebih dari 6 g per hari dan di Asia mencapai lebih dari 12 g1, padahal batas konsumsi garam yang disarankan adalah 6 gram garam (sekitar 2300 mg natrium) atau setara dengan 1 sendok teh saja. Melebihi itu, risiko hipertensi mengintai.

Mengapa jumlah garam dibatasi?

Garam yang berlebih erat kaitannya dengan peningkatan resiko hipertensi (tekanan darah tinggi). Di Indonesia sendiri, 3 dari 10 orang Indonesia menderita hipertensi 3. Hipertensi juga merupakan salah satu faktor resiko terjadinya serangan jantung, gagal jantung ataupun gagal ginjal. Oleh karena itu, kelebihan garam memang perlu sekali Anda hindari.

 

Dari mana kelebihan garam Anda?

Sumber utama kelebihan konsumsi garam bagi negara-negara Asia, termasuk Indonesia, adalah dari garam yang digunakan untuk memasak dan juga saat makan yaitu sekitar 72-76%2. Sebagai contoh, kandungan garam pada 1 porsi mie ayam adalah sekitar 558 mg natrium atau sekitar 24% dari batas maksimal konsumsi garam harian Anda. Makanan lain yang umum dikonsumsi adalah mie instant dan kandungan garamnya bervariasi antara 1110 mg natrium hingga 2400 mg natrium (sekitar 48%-100% dari batas konsumsi harian).

 

Selain pada makanan yang dianggap “asin”, ternyata beberapa makanan manis seperti donat juga mengandung garam yang cukup tinggi yaitu sekitar 260 mg natrium (11% maksimum batas konsumsi garam harian). Selain itu, 1 sendok teh kecap manis ternyata mengandung 78 mg natrium (sekitar 3% dari batas konsumsi harian), dan pastinya jumlah yang Anda konsumsi dalam sekali memasak akan lebih dari 1 sendok.  Gambar 1 berikut menunjukkan berbagai macam makanan dan kandungan garam yang dimilikinya.

Sekarang, Anda tahu bahwa banyak sekali “garam yang tersembunyi” pada makanan yang Anda konsumsi. Pilih makanan yang rendah garam untuk jaga kesehatan dan hindari resiko hipertensi sedari dini misalnya, kecap rendah garam dan mie instant rendah garam.

 

References

  1. British Medical Journal 2009; 339:b4567
  2.  Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety 9: 44-56 (2010)
  3. Data Riset Kesehatan Dasar Nasional, 2007
Tags: , , , , ,

RELATED POST

Fitosterol, Musuh Si Kolesterol
Chocolate, Sweet for You, Sweet for Your Life
Kontrol Diabetes = Kontrol ABC

One Response to Hati-hati Garam Tersembunyi Penyebab Hipertensi

Leave a Reply

Jawaban comment akan dikirim ke e-mail pribadi kamu.
Pastikan alamat e-mail yang tertulis sudah benar. Email tidak akan dipublikasikan.

Required fields are marked *

*


9 × four =