Haruskah Saya Takut dengan Hipertensi?

8 March 2016

Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, maka Anda harus lebih peduli dan mencari cara untuk menjaga tekanan darah Anda tetap terkontrol. Cari faktor atau penyebab hipertensi pada diri Anda, dan kontrol tekanan darah tinggi tersebut. Hipertensi bukan untuk di takuti, tetapi untuk diwaspadai. Pasalnya, hipertensi yang tidak segera ditangani dapat mengakibatkan timbulnya risiko berbagai macam penyakit.

 

Untuk mengenal hipertensi lebih jauh, berikut adalah fase-fase tekanan darah berdasarkan angka sistolik dan diastoliknya:

Normal. Anda dinyatakan memiliki tekanan darah normal jika tekanan darah Anda lebih rendah dari 120/80 mmHg.

Pre-Hipertensi. Keadaan dimana tekanan darah seseorang berkisar pada angka 120/80 hingga 139/89 mmHg. Jika Anda berada pada fase pre-hipertensi, Anda harus lebih waspada dan segera menurunkan tekanan darah. Pasalnya, pre-hipertensi sudah dapat memiliki risiko penyakit jantung dan stroke.

Hipertensi Tahap 1. Sedangkan pada penderita hipertensi tahap 1, angka tekanan darah sistolik dan diastoliknya berada pada angka 140/90 hingga 159/99 mmHg.

Hipertensi Tahap 2 adalah fase yang cukup berbahaya. Penderita hipertensi tahap 2 memiliki tekanan darah 160/100 mmHg atau lebih. Di tahap ini, Anda harus segera mengubah gaya hidup yang tidak sehat, menurunkan berat badan hingga ideal, dan mengonsumi obat yang diberikan dokter.

Hipertensi Krisis. Pada fase ini, tekanan darah mencapai 180/110 mmHg atau lebih dan harus diwaspadai. Penderita hipertensi krisis harus mendapatkan pelayanan medis darurat untuk segera menurunkan tekanan darahnya.

 

Anda tidak perlu takut terhadap hipertensi, sebaliknya Anda harus mencari cara untuk menurunkan hipertensi tersebut. Cobalah untuk menghindari hal-hal yang menjadi penyebab hipertensi . Jika Anda memiliki tekanan darah normal, Anda juga dapat menghindari hal-hal penyebab hipertensi sebagai langkah pencegahan.

 

 

Source:

everydayhealth.com/hypertension/understanding/how-high-is-high-blood-pressure.aspx

healthline.com/health/high-blood-pressure-hypertension/blood-pressure-reading-explained#Overview1

Diakses pada 20 Juni 2015

 


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *