Dos and Don’ts dalam Diet Rendah Kalori

8 May 2015

Apakah Anda sedang menjalani program diet sehat saat ini? Apakah hasilnya memuaskan? Dengan atau tanpa sadar, Anda mungkin telah melakukan beberapa hal yang dapat mengganggu program diet sehat Anda. Jadi, apakah yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam menjalani diet sehat?

DOS:
1. Timbang berat badan seminggu sekali
Menimbang berat badan secara rutin dapat membantu Anda mengetahui kondisi tubuh. Namun, berat badan cenderung berfluktuasi sepanjang hari sehingga menimbang badan terlalu sering bisa membuat Anda stres. Cukup lakukan hal ini seminggu sekali di pagi hari sebelum sarapan.

2. Gunakan peralatan makan yang lebih kecil
Ukuran peralatan makan bisa menjadi standar dalam menentukan jumlah kalori yang akan dikonsumsi. Semakin besar ukurannya, semakin banyak pula porsi makanan dan jumlah kalorinya.

3. Minum 2 gelas air sebelum makan
Konsumsi 450 ml air 30 menit sebelum makan dapat membantu mengenyangkan perut sehingga jumlah makanan yang akan dikonsumsi pun menjadi lebih sedikit.

4. Pintar dalam memilih menu makanan dan cemilan
Menjalani diet bukan berarti Anda tidak boleh makan sama sekali. Pilihlah menu makanan dan camilan yang rendah kalori namun tetap bernutrisi. Berikut adalah contoh daftar makanan rendah kalori yang dapat dijadikan teman diet Anda:
• 2 slice roti gandum dan 1 sdm selai buah = 180.8 Kal
• 3 sdm instant oatmeal dan 150 ml low fat milk = 170 Kal
• 1 buah apel = 106 Kal
• 1 buah jeruk dan 20 butir anggur = 89 Kal

DON’TS:
1. Tidak sarapan
Orang yang melewatkan sarapan cenderung makan lebih banyak pada siang atau malam harinya. Penelitian yang dilakukan oleh University of Massachusetts Medical School menunjukkan bahwa orang-orang yang tidak sarapan 4.5 kali lebih besar berisiko mengalami obesitas dibandingkan dengan orang yang sarapan secara teratur.

2. Menghindari makanan favorit
Menghindari makanan favorit hanya akan membuat Anda frustasi dan berkeinginan untuk menyantapnya secara berlebihan, kemudian menghentikan diet yang sedang dijalani. Do all things in moderation! Tak ada salahnya sesekali menikmati kudapan favorit Anda dalam porsi yang terkontrol.

3. Kurang tidur
Menurut penelitian, berkurangnya waktu tidur dapat menghambat penurunan massa lemak dalam tubuh pada orang yang memiliki kelebihan berat badan. Selain itu, tidur malam juga dapat memicu peningkatan kadar hormon ghrelin, yaitu hormon yang membuat lapar sehingga timbul keinginan untuk makan. Biasakan tidur malam selama 7-8 jam agar tubuh Anda cukup istirahat dan program diet sehat Anda tidak sia-sia.

Mengetahui hal-hal penting yang harus dilakukan dan dihindari saat menjalani diet sehat dapat membantu Anda meraih hasil yang lebih optimal. Yuk, lebih cermat dalam menjalani diet sehat!

Source:
1. sciencedaily.com/releases/2010/08/100823142929.htm
2. Annals of Behavioral Medicine 30: 210-216.
3. Breakfast and Your Health. Accessed from https://www.health.harvard.edu.
4. webmd.com/diet/myths-vs-facts-10/slideshow-diet-myths

Diakses pada 16 September 2014


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *