You are WHEN you eat – Disiplin makan untuk hidup sehat

19 June 2013

You are when you eat!

Sering mendengar istilah "you are what you eat"? Yap kesadaran masyarakat untuk hidup lebih sehat kian meningkat. Memilih makanan yang tepat adalah salah satu kunci & cara hidup sehat. Pola makan yang sehat tidak semata bergantung pada pilihan makan kita, tapi kedisiplinan waktu makan sama kuat berpengaruh pada kesehatan.

Jaman yang semakin modern membuat orang semakin fleksibel, termasuk dalam hal waktu makan. Karena tuntutan pekerjaan, atau karena memang tidak terbiasa, sering kali orang melewatkan sarapan, dan makan malam lebih larut. Ternyata sarapan dan makan malam tak semata-mata urusan kenyang atau tidak kenyang. Risiko kesehatan Anda bisa dipertaruhkan.

Selain sumber energi aktivitas Anda di pagi hari, sarapan atau tidaknya Anda juga menentukan risiko diabetes Anda. Penelitian yang dilakukan selama 16 tahun memperlihatkan bahwa orang yang melewatkan waktu sarapan risiko diabetesnya meningkat 21%. Mengapa bisa demikian?

Orang yang melewatkan sarapan cenderung makan lebih banyak di waktu makan berikutnya. Akibatnya, mereka berisiko 4,5 kali lebih besar mengalami kelebihan berat badan dibandingkan orang yang secara rutin sarapan. Berat badan berlebih adalah salah satu faktor risiko kuat diabetes. Sarapan seperti apa yang baik untuk cegah diabetes? Jawabannya adalah sarapan tinggi serat! Caranya? Pilih roti gandum whole wheat dibandingkan roti tawar putih dan sertakan buah saat sarapan3. Pilihan praktis lainnya, susu tanpa lemak yang sudah mengandung oat.

Tuntutan pekerjaan kadang membuat kita terpaksa makan malam lebih larut dan seringnya dalam porsi yang lebih besar. Sayangnya, pengaturan gula darah di tubuh kita pada malam hari tidak sebaik di pagi dan siang hari. Seberapa larut? Sebuah penelitian menemukan konsumsi kalori yang lebih tinggi di atas pukul delapan malam berhubungan dengan obesitas.

Idealnya, pastikan untuk makan malam 2-3 jam sebelum waktu tidur. Waktu makan yang terlalu dekat dengan waktu tidur juga bisa mengganggu kualitas tidur.

Merasa lapar menjelang waktu tidur? Dalam keterpaksaan, pilih cemilan sehat mengenyangkan seperti buah-buahan atau cookies berserat tinggi yang tentunya sugar-free.

Yuk mulai jalankan pola hidup sehat dengan berdisiplin terhadap waktu makanmu juga. You are when you eat, too!

 

References

  1. Eating patterns and type 2 diabetes risk in men: breakfast omission, eating frequency, and snacking. Am J Clin Nutr 95:1182–9, 2012.
  2. Association between eating patterns and obesity in a free-living US adult population. Am J Epidemiol 158(1): 85–92, 2003.
  3. Breakfast frequency and quality in the etiology of adult obesity and chronic diseases. Nutrition Reviews 65 (6): 268–281, 2007.
  4. Chronobiology and metabolic syndrome. An interesting relationship. Revista Española de Obesidad 7 (2): 73-86, 2009.
  5. Contribution of evening macronutrient intake to total caloric intake and body mass index. Appetite 60: 246–251, 2013.
  6. Effect of meal timing and glycaemic index on glucose control and insulin secretion in healthy volunteers. British Journal of Nutrition 108: 1286–1291, 2012.
  7. Harvard Women’s Health. 2012. 8 secrets to a good night's sleep. http://www.health.harvard.edu [Diakses 12 Juni 2013]

 



Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *