Diet Rendah Garam Kurangi Risiko Stroke

8 October 2015

Tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai pola hidup sehat. Anda bisa memulainya dari sekarang dengan menjalankan pola hidup sehat yang sederhana. Langkah awal menuju hidup sehat bisa dilakukan dengan menjalankan diet rendah garam .

 

Apakah diet rendah garam hanya untuk orang-orang yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi?

 

Jawabannya, sama sekali tidak. Diet rendah garam sebaiknya Anda lakukan sedini mungkin untuk mencegah risiko peningkatan tekanan darah tinggi yang bisa menyebabkan penyakit stroke. Mengonsumsi makanan yang rasanya gurih dan tinggi kandungan garam memang terasa menyenangkan walaupun sebenarnya tubuh tidak membutuhkan asupan garam sebanyak itu setiap harinya.

 

American Heart Association menganjurkan konsumsi sodium kurang dari 1.500 mg per hari untuk mencegah risiko tekanan darah tinggi. Sebagai perbandingan, 1 sendok teh garam mengandung kurang lebih 2.300 mg sodium. Jadi, sebaiknya Anda mengonsumsi garam dengan total kurang dari 1 sendok teh setiap harinya.

 

Konsumsi garam yang berlebihan memang tidak akan menunjukkan efek jangka pendek yang berarti. Namun, ketika tekanan darah mulai tinggi dan menyebabkan penyumbatan aliran pada pembuluh darah, hal ini dapat memicu munculnya risiko penyakit lain seperti stroke. Penyakit stroke akan membawa dampak pada penurunan fungsi anggota gerak maupun sejumlah gangguan saraf lainnya.

 

Masih ada kesempatan untuk Anda dan orang-orang yang Anda sayangi untuk mulai menjalankan diet rendah garam demi meminimalkan risiko tekanan darah tinggi. Dengan menjalankan diet rendah garam secara konsisten, Anda akan merasakan manfaat sehatnya di kemudian hari. Jagalah selalu kesehatan Anda dan orang-orang yang Anda sayangi. Jangan pernah lengah dengan serangan penyakit yang datang saat Anda menjalankan pola hidup yang kurang sehat.

 

 

Sources :
webmd.com/stroke/news/20110209/salty-diet-linked-to-stroke-risk
medicalnewstoday.com/articles/258700.php
Diakses pada : 11 Maret 2015


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *