Diabetes Bikin Susah Jalan?

15 January 2010 Diabetes Bikin Susah Jalan?Hang-out di cafe, hobi mengonsumsi junk food, minum alkohol, dan lain sebagainya, adalah kebiasaan yang akhir-akhir ini sering dilakukan untuk melepas kejenuhan. Namun, tanpa Anda sadari, kebiasaan tersebut dapat meningkatkan jumlah penderita diabetes. Jumlah penderita diabetes di Indonesia semakin lama semakin bertambah banyak. Sekedar informasi, saat ini terdapat sekitar 4.5 juta penderita diabetes di Indonesia. Dan jumlah ini semakin bertambah dengan cepatnya hingga diperkirakan dapat mencapai angka 12.4 juta pada tahun 2025 nanti. Mungkin orang tua Anda, rekan Anda atau justru Anda sendiri juga termasuk di dalamnya? Bertambahnya jumlah penderita diabetes berkaitan dengan gaya hidup yang semakin tidak sehat. Padahal, diabetes erat kaitannya dengan berbagai macam komplikasi, termasuk berkurangnya massa dan kekuatan otot kaki. Diabetes dan Komplikasinya Diabetes adalah penyakit dimana penderitanya tidak dapat mengatur kadar gula darah secara normal. Akibatnya, para penderita diabetes dapat mengalami kenaikan kadar gula darah yang drastis setelah makan. Hal ini berkaitan erat dengan adanya gangguan pada hormon insulin (hormon yang berperan di dalam metabolisme gula) pada penderita diabetes. Penyakit diabetes sendiri diketahui dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi. Journal of Hypertension menyatakan bahwa penderita diabetes seringkali mengalami kerusakan ginjal, sedangkan jurnal Ophtalmology menyatakan bahwa penderita diabetes memiliki tingkat risiko penyakit glaukoma yang lebih tinggi. Glaukoma sendiri adalah penyakit yang menyerang bagian mata dan dapat menyebabkan kebutaan. Archives of Gerontology and Geriatrics juga menyatakan bahwa penderita diabetes memiliki tingkat risiko penyakit jantung yang lebih tinggi, mulai dari tingkat risiko penyakit darah tinggi hingga serangan jantung. Diabetes dan Kekuatan Otot Kaki Tidak hanya gangguan-gangguan di atas, penelitian terbaru menunjukkan adanya hubungan antara penyakit diabetes dan berkurangnya massa dan kekuatan otot kaki. Hasil penelitian yang tercantum pada Diabetes Care menunjukkan bahwa para penderita diabetes yang berusia lanjut mengalami pengurangan massa otot pada kaki yang lebih besar, apabila dibandingkan dengan mereka yang tidak menderita diabetes. Akibatnya, para penderita diabetes berusia lanjut ini terbukti memiliki kekuatan otot kaki yang lebih lemah. Penuaan memang merupakan salah satu faktor yang menyebabkan berkurangnya kekuatan otot kaki. Namun, berkurangnya kekuatan otot kaki pada penderita diabetes ternyata lebih besar, hingga 13.5 % dalam 3 tahun. Hal ini diyakini berhubungan dengan terjadinya proses peradangan yang juga menyerang otot kaki. Berkurangnya massa dan kekuatan otot kaki ini diyakini dapat menyebabkan gangguan fungsi kaki pada penderita diabetes, seperti tercantum pada Clinical Biomechanics. Dan apabila tidak segera diatasi, akan dapat menyebabkan gangguan berjalan dan bergerak. Nah, bagi Anda penderita diabetes, aturlah pola makan dengan tepat sehingga kadar gula dapat tetap dikontrol. Kombinasikan juga dengan pola hidup yang aktif, coba latih kaki Anda dengan latihan-latihan ringan untuk melatih kekuatan kaki. Bagi Anda yang tidak menderita diabetes, lindungi diri Anda dengan baik, dengan menerpakan gaya hidup sehat. Jangan sampai menyesal nantinya.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *