Deteksi Dini Penyakit Diabetes

16 November 2015

Padatnya rutinitas sehari-hari terkadang bisa membuat Anda tidak menyadari gejala-gejala penyakit yang sedang Anda rasakan. Kesibukan yang terlalu penting untuk ditinggalkan seringkali membuat Anda menganggap sepele gangguan kesehatan yang datang hingga Anda mengabaikannya begitu saja. Padahal, bisa saja gangguan kesehatan yang sepele tersebut adalah salah satu gejala penyakit yang lebih serius lagi. Seperti gejala diabetes  yang kerap kali tidak disadari oleh para penderitanya.

 

Penyakit diabetes yang disebabkan oleh tingginya kadar gula dalam darah bisa saja membuat seseorang merasakan gangguan kesehatan yang cukup spesifik dan mengganggu. Ciri-ciri penyakit diabetes yang paling sering dialami oleh para penderitanya adalah kondisi penurunan berat badan secara drastis dalam waktu yang relatif singkat. Hal ini terjadi karena menurunnya kemampuan insulin untuk membawa glukosa sebagai sumber kalori utama dari makanan yang kita makan ke dalam sel tubuh. . Hasilnya,  sel tubuh mengambil energi yang berasal dari cadangan lemak sehingga berat badan akan menurun secara drastis. Namun demikian, tentu saja, penurunan berat badan ini digolongkan tidak sehat.

 

Tidak hanya penurunan berat badan yang drastis, ciri-ciri penyakit diabetes lainnya juga tampak bila Anda sering merasa kelelahan. Kelelahan yang berlebihan diakibatkan oleh kegagalan proses metabolisme glukosa menjadi cadangan energi sel, sehingga tubuh Anda akan merasa kekurangan energi dan mengakibatkan kelelahan. Gejala diabetes lainnya seperti penglihatan yang kabur, luka yang tak kunjung sembuh serta intensitas buang air kecil yang meningkat biasanya juga menjadi tanda-tanda yang kerap disepelekan oleh banyak orang. Padahal, mengenali gejala diabetes sejak dini akan membantu Anda mendeteksi penyakit ini sedini mungkin dan melakukan langkah penanggulangan secara efektif.

 

Apabila Anda sudah mulai terbiasa waspada terhadap gejala-gejala tersebut, makaupaya pencegahan diabetes dapat Anda wujudkan lebih dini, apalagi jika ditambah dengan kebiasaan mengecek kadar gula darah secara rutin.

 

 

 

 

Source:

diabetes.niddk.nih.gov/dm/pubs/diagnosis/

ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/19276801

mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/in-depth/diabetes-symptoms/art-20044248

Diakses pada : 15 April 2015


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *