Chocolate, Sweet for You, Sweet for Your Life

17 February 2012 Siapa sih yang tidak mengenal coklat? Makanan yang satu ini memang identik dengan manis. Namun bagi para penderita diabetes, segala yang manis-manis biasanya justru dihindari. Nah, setelah membaca artikel ini, mungkin Anda yang menderita diabetes tidak perlu menghindar dari manisnya si coklat. Manisnya Coklat dan Penyakit Diabetes Tidak hanya membuat kita happy, coklat bisa membantu kita mencegah penyakit diabetes. Menurut penelitian dalam American Journal of Clinical Nutrition, konsumsi dark chocolate selama kurang lebih 2 minggu dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Seperti yang tertulis di artikel Berkenalan Dengan Si Manis Diabetes, salah satu penyebab diabetes adalah turunnya sensitivitas insulin. Karena tubuh tidak peka dan tidak dapat menggunakan insulin dengan optimal, kadar gula dalam darah kita pun meningkat. Dengan kemampuan untuk meningkatkan sensitivitas insulin, dapat disimpulkan bahwa dark chocolate dapat menurunkan risiko terkena diabetes1. Penelitian lain yang dilakukan tahun 2008 semakin mengukuhkan manfaat dari dark chocolate dalam mencegah diabetes. Dalam penelitian ini, diamati pengaruh konsumsi dark chocolate pada penderita prediabetes - suatu kondisi di mana risiko terkena diabetes sangat tinggi. Dalam penelitian tersebut dibuktikan bahwa konsumsi dark chocolate dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga menurunkan risiko prediabetes berkembang menjadi diabetes2. The Secret of Dark Chocolate Tak heran, pohon coklat diberi nama latin Theobroma cacao yang artinya makanan para dewa. Dark chocolate memang dikenal memiliki berbagai manfaat, diantaranya menurunkan tekanan darah, menurunkan kolesterol dan meningkatkan kemampuan kognitif atau kemampuan berpikir. Manfaat ini berasal dari kandungan antioksidan polifenol yang juga dapat membantu menurunkan tekanan darah. Belajar dari Kebudayaan Kuno Manfaat coklat untuk diabetes dan hipertensi ini berasal dari pengamatan terhadap suku Indian Kuna, yang tinggal di Kepulauan San Blas, selepas pantai Panama. Suku ini memiliki sangat sedikit penduduk yang terkena penyakit diabetes, hipertensi dan jantung. Ternyata, suku Indian Kuna memiliki kebiasaan mengkonsumsi coklat1,2. Smart Tips in Eating Chocolate
  • Go for dark chocolate Dark chocolate mengandung antioksidan polifenol yang dapat mencegah diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Manfaat ini tidak dijumpai di white chocolate yang hanya mengandung cocoa butter dan gula.
  • The higher, the better Dark chocolate dengan kandungan cocoa lebih dari 60% lebih tinggi antioksidan yang bermanfaat untuk kita
  • Eat smart Walau kaya manfaat, coklat masih tinggi gula dan kalori. Fakta: 51% dari coklat terdiri dari gula. Untuk opsi lebih sehat, bisa pilih coklat sugar free. Atau batasi untuk tidak makan lebih dari 1 potong (sekitar 30 gram) coklat per hari3.
Ingin tahu lebih lanjut? Baca juga: Coklat untuk Jantung References: 1. Am J Clin Nutr 81:611–4. (2005) 2. J Nutr 138: 1671–1676. (2008) 3. University of Michigan Integrative Medicine. 2010. Healing Foods Pyramid: Dark Chocolate. (2012)


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *