Breakfast, It’s A Must!

23 March 2010

Breakfast, It’s A Must!
Sebagian besar orang melewatkan sarapan pagi mereka karena berbagai alasan. Kesibukan di pagi hari, keinginan untuk menurunkan berat badan, sampai tidak ada nafsu makan di pagi hari merupakan alasan yang sering dijumpai. Padahal, sarapan yang bergizi sangatlah penting bagi kesehatan kita.

Beberapa orang melewatkan sarapan untuk mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi. Padahal anggapan tersebut berkebalikan dengan kenyataan. Orang yang sarapan secara teratur mengonsumsi kalori dalam jumlah yang sama dibandingkan dengan orang yang melewatkan sarapan. Hal tersebut dikarenakan orang yang melewatkan sarapan mengganti kalori tersebut dengan makan lebih banyak pada siang atau malam hari.

Penelitian yang dilakukan oleh University of Massachusetts Medical School menunjukkan bahwa orang-orang yang tidak sarapan memiliki kecenderungan 4.5 kali lebih besar mengalami obesitas dibandingkan dengan orang yang sarapan secara teratur. Selain itu penelitian lain yang melibatkan 16,542 orang Amerika dewasa menunjukkan bahwa mereka yang rutin melakukan sarapan, memiliki berat badan yang lebih ideal dibandingkan dengan subjek yang melewatkan waktu sarapan2.

Selain penurunan risiko obesitas, sarapan sehat yang teratur juga berdampak pada penurunan kadar kolesterol, penurunan risiko diabetes dan penyakit jantung, peningkatan daya ingat, meminimalisir kecenderungan mengemil dan makan berlebihan, peningkatan konsumsi zat gizi yang jarang dicukupi dengan makan siang atau makan malam, serta peningkatan performa kerja pada anak-anak dan kaum muda. Sarapan juga merupakan kesempatan yang paling baik untuk memenuhi kebutuhan lima porsi buah dan sayuran serta tiga porsi whole grains atau biji-bijian utuh untuk memenuhi kebutuhan serat serta vitamin.

Pilihlah sarapan yang mengandung banyak manfaat seperti sereal yang kaya serat, susu rendah lemak untuk asupan kalsium dan vitamin D, jus buah untuk memenuhi kebutuhan vitamin mineral atau roti gandum yang memiliki indeks glikemik rendah.

Makanan bersantan, makanan yang digoreng, dan mengandung banyak lemak seperti donat, croissant, waffle, dan french fries sebaiknya dihindari. Agar sarapan tidak terasa monoton, cobalah untuk berkreasi dengan sarapan. Berbagai jenis makanan dapat dikombinasikan sesuai selera. Misalnya, sereal oat dapat dimakan bersama buah-buahan dan yogurt. Atau roti gandum dengan selai bebas gula dan juga segelas susu rendah lemak. Sumber protein selain dari susu juga bisa Anda dapatkan dari menu daging ayam rebus tanpa kulit dan juga telur. Dengan memvariasikan sarapan Anda, maka Anda akan terhindar dari rasa bosan. Jadi, mulailah selalu hari Anda dengan sarapan yang tepat dan sehat!

References:

  1. Harvard Health Publication. Retrieved June 27, 2009. Breakfast – Don’t Leave Home Without It. Accessed from https://www.health.harvard.edu. [Accessed March 5th, 2010]
  2. Harvard Health Publication. Retrieved June 27, 2009. Breakfast and Your Health. Accessed from https://www.health.harvard.edu. [Accessed March 5th, 2010]


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *