Berkenalan dengan Si Manis Diabetes
Apa yang dimaksud dengan diabetes?
Diabetes biasa dikenal dengan istilah kencing manis(1). Diabetes merupakan penyakit yang disebabkan karena adanya gangguan pada kerja hormon insulin, yang dihasilkan oleh kelenjar pankreas. Hormon insulin merupakan hormon yang mengatur metabolisme glukosa dalam darah. Pada penderita diabetes, gangguan tersebut menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat dan dikenal dengan istilah “hyperglycemia”. Hyperglycemia menyebabkan keberadaan glukosa pada urine penderita diabetes. Hal inilah yang menyebabkan diabetes sering disebut juga dengan penyakit “kencing manis”. Gejala awal diabetes antara lain adalah sering merasa haus dan lapar, sering kencing, penurunan berat badan secara tiba-tiba, dan mudah merasa lelah(1)(2).
Tipe-Tipe Diabetes
- Diabetes Tipe I
- Diabetes Tipe II
- Gestasional Diabetes
Merupakan jenis diabetes yang biasanya terdiagnosa pada anak-anak atau usia muda, dan sering disebut dengan juvenile diabetes. Dari keseluruhan populasi diabetes, hanya sekitar 5-10 % yang menderita diabetes jenis ini. Diabetes jenis ini biasanya terjadi sebagai respons dari penghancuran sistem autoimunitas (autoimmune destruction) dari sebuah sel yang dikenal dengan nama β-cells. Proses ini menyebabkan pancreas tidak mampu untuk menghasilkan hormon insulin. Kelompok penderita diabetes jenis ini sering disebut sebagai Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM) karena sangat tergantung pada terapi hormon insulin(2)(3).
Merupakan jenis diabetes yang terjadi pada sekitar 90-95% populasi diabetes. Biasanya diabetes tipe II mulai terdeteksi pada usia sekitar 30 tahun. Peningkatan kadar gula darah pada diabetes tipe ini terjadi karena faktor gaya hidup, seperti pola makan, berat badan yang overweight, dan juga jarang melakukan olahraga. Pada empat puluh tahun terakhir, berat badan diduga menjadi faktor yang sangat kuat untuk meningkatkan resiko penyakit ini. Penderita diabetes tipe ini masih dapat menghasilkan insulin, namun dalam jumlah yang sedikit, sehingga sering disebut juga sebagai Non-insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM)(2)(3).
Diabetes tipe ini terjadi pada wanita hamil yang tidak pernah menderita diabetes, tetapi memiliki kadar gula darah yang tinggi (kadar gula darah puasa > 126 mg/dL) . Biasanya diabetes tipe ini terdeteksi pada minggu ke 24-28 kehamilan. Jenis diabetes tipe ini akan memengaruhi pertumbuhan bayi pada akhir masa kehamilan. Kadar gula darah yang tinggi akan diteruskan ke janin melalui plasenta. Hal ini menyebabkan terjadainya peningkatan kadar gula dalam darah sehingga bayi akan mengalami peningkatan kerja insulin. Setelah lahir bayi tersebut akan memiliki kecenderungan untuk menderita obesitas dan memiliki berat badan yang lebih berat. Gejala lain yang umumnya tampak pada bayi yang ibunya menderita diabetes tipe ini adalah kesulitan bernafas dan juga shoulder damage pada saat bayi tersebut dilahirkan. Karena berat badan bayi meningkat, maka kemungkinan besar di kemudian hari prevalensi bayi tersebut terkena diabetes akan juga semakin tinggi(3)(4).
Faktor-Faktor Penyebab Diabetes(3):
- Keturunan, orang yang memiliki history keluarga yang pernah mengalami diabetes memiliki resiko terkena diabetes yang lebih tinggi.
- Usia, semakin dewasa seseorang maka resikonya terkena diabetes akan semakin tinggi.
- Jenis kelamin, prevalensi wanita terkena diabetes lebih tinggi dibandingkan prevalensi pada pria.
- Obesitas, semakin besar kelebihan berat badan maka prevalensi terganggunya kerja insulin akan semakin besar, karena kelebihan lemak dapat menyebabkan gangguan pada kerja hormon insulin.
- Aktivitas fisik, semakin jarang kita melakukan aktivitas fisik maka gula yang dikonsumsi juga akan semakin lama terpakai, akibatnya prevalensi peningkatan kadar gula dalam darah juga akan semakin tinggi.
- Pola makan, pola makanan berlemak dan karbohidrat yang berlebihan akan meningkatkan resiko terkena diabetes.
- Stress, merupakan salah satu faktor pemicu meningkatnya resiko diabetes.
Pola Makan Diabetesi
Penderita diabetes pada umumnya tidak perlu mengonsumsi jenis makanan tertentu. Hal yang penting dalam pola diet diabetes adalah membatasi jumlah dan memperhatikan jadwal makan. Dengan kata lain, goal yang ingin dicapai adalah mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan lemak dan kalori yang rendah, serta lebih banyak mengonsumsi sayur, dan buah(5) American Diabetes Association, menyarakan konsumsi 50- 60 % kalori dari karbohidrat, 12-20 % dari protein dan tidak lebih dari 30 % kalori berasal dari lemak(6).
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pola makan diabetes:
- Memilih karbohidrat dengan glikemiks indeks yang lebih rendah. Karbohidrat dengan glikemiks indeks yang rendah akan menyebabkan peningkatan kadar gula dalam darah yang lebih perlahan sehingga tidak menyebabkan mudah menjadi lapar. Contoh makanan yang memiliki glikemiks indeks yang rendah adalah pasta dan oatmeal(7).
- Menghidari konsumsi lemak berlebihan.
Penderita diabetes memiliki resiko dua kali lebih tinggi menderita penyakit jantung dan juga mengalami peningkatan kolesterol. Oleh karena itu penderita diabetes disarankan untuk membatasi konsumsi lemak jenuh dan kolesterol. Dan disarankan untuk banyak mengonsumsi minyak nabati seperti olive oil. Sementara gajih, jeroan, dan kuning telur merupakan makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita diabetes(6). - Mengonsumsi Fiber.
Fiber merupakan nutrisi yang dapat membantu untuk mengendalikan kadar gula di dalam darah. Oleh karena itu penderita diabetes juga disarankan untuk mengonsumsi makanan dengan fiber yang tinggi seperti oat dan sayuran(7). - Mengurangi konsumsi Gula dan Garam
Agar kadar gula dalam darah tidak cepat naik, penderita diabetes disarankan untuk bisa mengendalikan konsumsi gula. Konsumsi gula dalam jumlah yang tinggi akan menyebabkan peningkatan kadar gula dalam darah akan semakin cepat, sehingga penderita diabetes akan lebih cepat merasa lapar. Sementara itu diet rendah garam pada diabetes perlu dilakukan agar dapat membantu mengurangi resiko hipertensi pada penderita diabetes(7). - Mengonsumsi air sebanyak minimal 32 ounces (5-6 gelas) dalam sehari. Air dapat berfungsi untuk menjaga jumlah cairan dalam tubuh, sehingga dapat juga mencegah konsumsi makanan yang berlebihan jika pada saat yang bersamaan rasa lapar dan haus muncul(7).
Komplikasi Diabetes(8).
- Komplikasi pada mata.
Penderita diabetes memiliki kecenderungan yang lebih tinggi untuk mengalami gangguan pada indra penglihatan. Beberapa gangguan yang mungkin muncul anatara lain adalah glaucoma dan katarak, yang mempengaruhi kejelasan saat melihat. Gangguan lain yang dapat terjadi adalah pada retina. Pada beberapa kasus, gangguan tersebut akan terakumulasi dan dapat menyebabkan kebutaan. - Komplikasi pada kaki dan kulit
Penderita diabetes pada umumnya akan mengalami kekeringan pada bagian kulit kaki dan bagian permukaan tubuh yang lain. Selain itu jika terjadi luka, maka akan terbentu bekas berwarna merah gelap yang sulit untuk hilang. - Hipertensi
Prevalensi Hipertensi akan semakin meningkat pada penderita diabetes. Peningkatan kadar gula dalam darah akan menyebabkan resiko peningkatan tekanan darah. - Heart Dissease & Stroke
Saat terkena diabetes prevalensi penyakit jantung akan semakin meningkat. Konsumsi lemak yang berlebihan diduga menjadi penyebab utama yang akan menyebabkan terjadinya penyumbatan pembuluh darah dan pada akhirnya juga akan meningkatkan resiko untuk terkena stroke. Faktanya, 2 dari 3 penderita diabetes mengalami stroke.
Hal-Hal yang perlu dilakukan pada saat terkena Diabetes(2):
- Memperhatikan porsi makan, jumlah karbohidrat yang tidak berlebihan (sekitar 50-60 % dari total kalori). Mengurangi konsumsi lemak jenuh, seperti gajih, jeroan, dan memilih lemak nabati seperti olive oil.
- Banyak mengonsumsi makanan berserat yang dapat membantu mengendalikan peningkatan kadar gula dalam darah.
- Meningkatkan aktivitas & rutinitas berolahraga sesuai dengan saran dari dokter.
- Menghindarkan diri dari stress, karena stress juga dapat memicu peningkatan komplikasi yang muncul akibat diabetes.
References
- WHO. 2008. What Is Diabetes. http://www.who.int/diabetes/en/
- American Diabetes Association. 2009. Diabetes Basics. http://www.diabetes.org/diabetes-basics/
- American Diabetes Association. 2004. Diagnosis and classification of diabetes mellitus. Diabetes care 27(S1):5-10.
- American Diabetes Association. 2009. Gestational Diabetes. http://www.diabetes.org/gestasional-diabetes/
- Brand-Miller, J., Foster-Powell, K. and Colagiuiri, S. 2002. The New Glucose Revolution: The Glycemic Index Solution for Optimum Health. Griffin Press: Adelaide.
- Mayo Clinic Foundation. 2008. Diabetes Diet: Create your healthy-eating plan http://www.mayoclinic.com/health/ diabetes-diet/DA00027
- Chace, D. and M. Keane. 1999. What to Eat if You Have Diabetes. Contemporary Books Chicago.
- American Diabetes Association. 2009. Complications. http://www.diabetes.org/complications/





Please give me more info for nutrition food serve per day for diebetes
=====================================================
Tropicana Slim:
Hal yang dapat dilakukan oleh penderita diabetes adalah dg menjalani pola hidup sehat yang salah satunya adalah nutrisi yang tepat. Penderita diabetes hendaknya menjalankan prinsip 3 J : Tepat Jenis, Jadwal dan Jumlah.
Konsumsilah makanan dengan pola bergizi dan seimbang. Berikut panduannya :
- ½ piring sayuran (terutama sayuran berdaun hijau seperti bayam, sawi hijau, bokchoy, caisim, dsb)
- ¼ piring karbohidrat (terutama dengan nilai Indeks Glikemik rendah, seperti nasi merah, oat, pasta whole grain)
- ¼ piring lauk (sumber protein, seperti daging, tahu, tempe, ikan)
Salam,
Tropicana Slim
Good
Saya penderita diabetes, namun saya bingung saya ini termasuk tipe berapa.
saya umur 21 tahun , dan terkena diabetes pada umur 21 tahun yakni pada februari 2012 ketika itu gula saya mencapai 550 ml/dl.
stlh bbrp hari dirawat saya keluar rmh sakit dan ketika saya melihat hasil lab dr rmh sakit saya terkena diabetes tipe2.
untuk diketahui orang tua saya tidak ada mengidap penyakit diabetes, tetapi kakek dan nenek dari pihak ibu saya mengidap penyakit diabetes.
saya sampai skrg memakai insulin sebelum makan dan kata dokter saya perlu insulin untuk jangka panjang.
menurut tropicana saya ini termasuk tipe berapa?
1 atau 2?
=====================================================
Tropicana Slim:
Dear Smanpa,
Mungkin saja kamu memang memiliki riwayat Diabetes dari kakek dan nenek. Namun Diabetes Type 2 biasanya disebabkan oleh gaya hidup seperti pola makan, berat badan yang overweight, dan juga jarang melakukan olahraga. Kamu bisa me-review kembali bagaimana gaya hidupmu selama ini.
Dan dg menjalani pola hidup sehat tentunya akan akan lebih baik.
Salam,
Tropicana Slim
MUNGKINKAH dm tipe 2 menyerang orang d usia muda seperti saya?
dlu memang saya berat bdn nya terlalu gemuk 65kg pdhl ideal ny 54..dan pola makan serta tiur saya yg kurang saya jg..
saya jg kurang berolahrag serta terlalu memforsir tenaga saya
=====================================================
Tropicana Slim:
DM Tipe 2 umumnya terjadi karena faktor gaya hidup, seperti pola makan, berat badan yang overweight, dan juga jarang melakukan olahraga. Dan hal ini sangat mungkin untuk menyerang usia muda. Namun, untuk memastikan, sebaiknya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut mengingat gejala-gejala diabetes dari masing-masing penderita tidak selalu sama.
Tetap sehat bersama Tropicana Slim
Salam,
Tropicana Slim
Permisi Saya mau tanya,,,
Pada usia berapakah seseoang sudah dapat dikatakan memiliki faktor resiko tinggi terhadap diabetes dengan berdasarkan jenis kelamin(pria pada usia berapa,, dan kalau wanita pada usia berapaa)??
Dan apakah penyebab perbedaanya antara usia berjenis kelamin pria dengan usia berjenis kelamin wanita???
Di tunggu jawabanya…,,
Terima Kasih Tropicana..
@Sapta: terkait pertanyaanmu sudah Kami jawab via email ya.
Salam.
Tropicana Slim
saya penderita diabetes tipe 1,untuk mengetahui apakah anda penderita diabetes tipe 1 atau 2 adalah dengan cara pemeriksaan di lab….hanya bbrp dokter yg meminta anda untuk melakukan pengecekan ini….namanya c- peptide,apabila hasilnya c- peptide positive maka anda adalah penderita diabetes tipe 1 atau keturunan.
@Budi : Terimakasih untuk informasinya ya.
Salam,
Tropicana Slim
Informasinya sangat bermanfaat, terimakasih..
saudara saya pernah berobat di pijat saraf, justru disaran kan meminum air gula agar ketahan tubuh penderita diabet meningkat, gimana ini ?
mohon penjelasannya
@Abdur Razaqu: Jawaban dari pertanyaanmu Tropicana Slim kirim via email ya. Silahkan di check.
Salam,
Tropicana Slim
Ibu saya adalah seoarang penderita diabetes, selain itu ibu saya juga ada kelainan pada tubuhnya, terdapat benjolan pada bagian punggungnya dan itu semakin membesar… hasil pemeriksaan di sarankan untuk melakukan operasi… mohon info apa yang harus dilakukan selanjutnya, apakah tidak berbahaya jika melakukan operasi ? terimakasih
@Feri : Terkait pertanyaanmu, penjelasannya kami kirim via email ya. Silahkan di check.
Salam,
Tropicana Slim
apa tipsnya supaya penderita diabetes dapat bertahan lama dengan tdk mengkonsumsi obat terimakasih
@Siti : Tipsnya Kami kirim via email ya
Salam,
Tropicana Slim
Dear tropicanaslim,
sya adrian, sy anak ke 6 dari 6 bersaudara, ayah sya punya penyakit deabetes komplikasi, dan meninggal karna deabetes,
sy mau tanya apakah penyakit deabetes itu di turun kan kesya? Sebab waktu 2 atau 3 tahun yg lalu, sya mengalami luka panas akibat knalpot motor, lalu sya olesi dgn pasta gigi, luka nya malah semakin besar dan lama kering nya, kadang sya bepikir apakah itu memang terjadi pda diri sya, saat ini sy berusia 19 tahun, sampai saat ini sy belm melakukan tes apapun untk mengetahui hal ini,
pertanyaa sy apakah sy sudah termasuk penderita diabetes tipe 1 atau belum?
tolong beri saran mengenai hal ini, sampai saat ini sy mash konsumsi susu coklat, makan teratur, dan olahraga, apakah diabetes mengganggu pertumbuhan berat badan?
sy 19th 169cm 48kg,,,
@adrian : Terkait pertanyaanmu, penjelasannya kami kirim via email ya. Silahkan di check.
Salam,
Tropicana Slim