Beras Merah VS Kentang, Manakah yang Terbaik?

9 October 2015

Ketika menjalankan program diet sehat untuk mendapatkan berat badan yang ideal, banyak orang yang memilih membatasi konsumsi nasi putih dan menggantinya dengan sumber karbohidrat lain seperti kentang atau beras merah. Namun, apakah kedua sumber karbohidrat ini terbukti lebih baik dibandingkan nasi putih? Atau hanya mitos? Simak penjelasan dibawah ini...

 

Ganti nasi putih dengan kentang? Sama saja!

Sering mendengar penyataan “Lebih baik makan kentang daripada nasi putih”? Jangan dulu percaya, readers. Kepercayaan bahwa konsumsi kentang lebih baik daripada beras putih muncul karena kentang dianggap memiliki indeks glikemik (glycemic index, GI) yang rendah. Indeks glikemik  adalah ukuran seberapa tinggi dan seberapa cepat suatu makanan dapat meningkatkan kadar gula darah di dalam tubuh.

 

Lantas, apakah benar bahwa GI kentang lebih rendah dibanding nasi putih? Berdasarkan situs www.health.harvard.edu, diketahui bahwa GI nasi putih secara umum adalah 89, sedangkan kentang rebus adalah 821. Memang sih GI kentang lebih rendah, akan tetapi keduanya  sama –sama tergolong sebagai sumber karbohidrat dengan indeks glikemik tinggi loh! Artinya, baik beras putih maupun kentang dapat meningkatkan gula darah secara cepat.

 

Ganti nasi putih dengan nasi merah? Yes!

Anda dapat tetap menjalankan program diet sehat dengan mengganti nasi putih dengan nasi merah. Bahan makanan yang masih 1 famili dengan beras putih ini memang sudah tidak diragukan lagi manfaatnya. Beras merah untuk diet  sehat secara rutin akan memberikan Anda manfaat sehat dan membuat Anda kenyang lebih lama.

 

Dibandingkan dengan beras putih, beras merah memiliki GI lebih rendah, yakni hanya berkisar pada angka 50 saja1. Selain itu, karena melalui proses penggilingan yang minimal, beras merah juga memiliki bonus nutrisi, diantaranya mengandung serat dan vitamin E 6 kali dan 17 kali lipat lebih banyak dibandingkan beras putih2. Tidak perlu repot, cara memasak beras merah sama dengan beras putih dan beras merah juga mudah dipadukan dengan aneka sayur dan lauk sebagai pelengkap di waktu makan.

 

Jadi, meskipun sama-sama pengganti karbohidrat, ternyata pilihan beras merah lebih baik dibandingkan kentang karena nilai GI-nya lebih rendah. Untuk pilihan diet sehat, tambahkan juga asupan serat pangan yang bisa Anda dapatkan dari sayur dan buah. Selamat mencoba!

 

Sources :
http://www.health.harvard.edu/healthy-eating/glycemic_index_and_glycemic_load_for_100_foods
Department of Foods and Nutrition, The University of Georgia. Site: http://spock.fcs.uga.edu/noahnet/lp/wgrains/WholeGrains_4_BrownRice_Oct04.pdf
Diakses pada : 22 Juli 2015


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *