Benarkah Kolesterol Urusan Si Opa Saja?

7 January 2011
Benarkah Kolesterol Urusan Si Opa Saja?“Hajar, bro! Makan apa saja! Mumpung masih muda!” Ternyata sebuah studi yang telah dijalankan selama 20 tahun menunjukkan bahwa orang-orang yang memiliki kolesterol tinggi sejak muda, memiliki resiko lebih tinggi untuk terkena gangguan jantung di kemudian hari. Kolesterol tinggi merupakan faktor resiko penyakit jantung dan stroke. Di Indonesia, penyakit jantung dan stroke berturut-turut menempati urutan pertama dan 3 sebagai penyakit paling mematikan. Sementara prevalensi kejadian penyakit jantung adalah sebanyak 7,2%. Hal ini berarti ada sekitar 14 juta orang Indonesia yang mengalami penyakit jantung2. Studi yang diterbitkan di Annals of Internal Medicine ini membantah anggapan orang-orang yang pada umumnya menyepelekan kadar kolesterol di usia muda. “Bukti-bukti menunjukkan bahwa masa muda merupakan periode yang penting untuk mencegah dampak penumpukan dan efek merusak berkelanjutan pada jantung,” kata Mark Pletcher, penulis dan profesor di Epidemiology & Biostatistics of Medicine, University of California, San Francisco. Studi tersebut diikuti oleh lebih dari 3000 orang dewasa selama dua dekade. Ditemukan bahwa endapan kalsium pada pembuluh koroner jantung –sebuah tanda awal pembentukan plak aterosklerosis (penyumbatan pembuluh darah)– sudah mulai terbentuk pada kebanyakan orang yang memiliki kolesterol tinggi di usia 20 dan 30 tahun. “Kita harus peduli dengan kadar kolesterol sedari muda untuk mencegah penyakit jantung dan stroke dengan lebih efektif,” kata Pletcher. Dulunya Sehat Peserta studi ini direkrut pada tahun 1985, semuanya merupakan pria dan wanita yang berusia antara 18-30 tahun dan sehat1. Kadar LDL dan HDL kolesterol, dan juga trigliserida dicatat dan ditelusuri oleh para peneliti. Kemudian pada usia mencapai pertengahan empat puluhan, kalsium pada arteri koroner mereka dilihat menggunakan CT scan. Hasilnya mengindikasikan bahwa terdapat lebih banyak kalsium koroner pada peserta yang memiliki kadar LDL kolesterol tinggi pada usia muda1. Sekitar 44% peserta dengan rata-rata kadar LDL kolesterol >160mg/dL mengalami pengerasan pada arteri koroner mereka dua dekade kemudian. Bandingkan dengan hanya 8% peserta yang memiliki kadar LDL <70mg/dL1. Untuk informasi, batas kolesterol total normal adalah <200mg/dL dan batas LDL kolesterol normal adalah < 100mg/dL. Diketahui juga bahwa peningkatan kadar LDL yang tidak terlalu tinggi pun –antara 100-129mg/dL– sudah berkaitan dengan peningkatan resiko aterosklerosis yang signifikan. Studi ini menunjukkan dengan jelas bahwa kadar kolesterol di saat muda jauh lebih penting daripada yang sering kita kira. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa sangat penting bagi orang-orang muda –antara 20-30 tahun– untuk peduli pada apa yang mereka makan dan kualitas olahraga mereka. Reference:
  • Pletcher MJ, Bibbins-Domingo K, Liu K, Sidney S, Lin F, and Vittinghoff E. Annals of Internal Medicine; August 2, 2010
  • Departemen Kesehatan. 2008. Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Nasional 2007. Balitbang Kesehatan, Jakarta.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *