Benarkah Diabetes Tak Hanya Disebabkan Gula?

11 May 2015

“Hati-hati, jangan terlalu banyak makan gula, nanti kena diabetes!”

Rasanya kalimat tersebut tidak asing didengar telinga kita. Sebenarnya, apakah benar diabetes hanya disebabkan oleh gula? Mari cari tahu kebenarannya di sini!

Sebelum bergerak lebih jauh, kenali dulu apa itu diabetes. Berdasarkan definisi dari World Health Organization (WHO), diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah. Penyebab diabetes lebih lanjut adalah organ pankreas yang tidak mampu menghasilkan insulin atau tubuh yang tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Insulin sendiri merupakan hormon yang berperan membantu tubuh dalam memanfaatkan gula menjadi energi.

Seseorang yang terkena diabetes memiliki ciri-ciri umum, namun mungkin tidak semuanya muncul. Ciri-ciri diabetes yang terlihat adalah tubuh menjadi mudah lelah, disertai rasa haus yang terus muncul. Terlalu sering buang air kecil juga menjadi indikasi diabetes. Namun, apakah yang menjadi penyebab diabetes yang utama?

Bila melihat dari jenisnya, penyebab diabetes dapat dibagi ke dalam 2 kategori besar. Diabetes tipe 1 disebabkan oleh faktor genetik atau bawaan, dimana insulin yang dihasilkan sangat sedikit karena organ pankreas mengalami kerusakan secara genetik. Sedangkan penyebab diabetes tipe 2 adalah faktor pola hidup yang tidak sehat. Hal ini mencakup kurangnya aktivitas dan pola makan yang tidak sehat.

Kurangnya aktivitas seperti olahraga disertai dengan pola makan yang tidak sehat seperti konsumsi makanan tinggi gula dan lemak memicu seseorang mengalami kegemukan atau obesitas. Pasalnya, kegemukan merupakan salah satu faktor utama penyebab diabetes tipe 2. Kelebihan kalori tidak sepenuhnya hanya datang dari gula yang sering kali disalahkan sebagai penyebab diabetes. Makanan tinggi kalori lainnya seperti kripik, es krim, gorengan, dan camilan tidak sehat lainnya juga berkontribusi pada meningkatnya risiko diabetes. Namun, tidak dapat dipungkiri memang gula merupakan salah satu bagian di dalamnya. So, mari terus jaga kesehatan diri kita salah satunya dengan menjauhi makanan yang berkalori tinggi serta lebih rutin berolah raga agar dapat terhindar dari kegemukan dan diabetes.

References
who.int/topics/diabetes_mellitus/en/
diabetes.niddk.nih.gov/dm/pubs/causes/
diabetes.org/diabetes-basics/myths/
mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/basics/causes/con-20033091


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *