Bebas Lemak Bukan Berarti Bebas Masalah

10 July 2015

Usaha menurunkan kolesterol atau berat badan tentu harus didukung dengan melakukan diet rendah lemak. Dalam melakukan diet rendah lemak, tidak jarang sebagian besar orang rajin mengonsumsi makanan rendah lemak atau bebas lemak. Namun, benarkah makanan yang berlabel “bebas lemak” benar-benar bebas masalah? Lantas, bagaimana cara memilih makanan bebas lemak yang benar-benar tepat?

 

Biar bagaimana pun, tubuh manusia tetap membutuhkan lemak. Hanya saja, takaran lemak yang dibutuhkan oleh tubuh dengan yang dikonsumsi haruslah sesuai. Kelebihan lemak akan berdampak pada obesitas. Untuk menghindarinya, Anda bisa membakar lemak yang berlebih dalam tubuh untuk diubah menjadi energi. Cara membakar lemak atau kalori tersebut adalah dengan melakukan aktivitas fisik atau olahraga.

 

Jumlah lemak yang dibutuhkan oleh tubuh adalah 44-77 gram per hari jika Anda mengonsumsi 2.000 kalori dalam sehari. Pastikan Anda mengonsumsi makanan yang benar-benar bebas lemak atau rendah lemak untuk memastikan agar lemak yang masuk ke dalam tubuh tidak berlebih. Berikut adalah tips-tips untuk memilih makanan bebas lemak yang tepat:

- Baca label nutrisi yang terdapat pada makanan kemasan. Label tersebut akan menunjukkan jumlah lemak dalam gram dan kalori per porsi.
- Konsumsi lebih banyak nabati, seperti gandum, buah-buahan, dan sayuran. Imbangi pula dengan makanan hewani yang rendah lemak, seperti daging sapi tanpa lemak dan produk susu low-fat.
- Saat berbelanja, pilihlah daging sapi tanpa lemak, ikan, atau daging unggas tanpa kulit.
- Peroleh manfaat lemak tak jenuh melalui makanan, seperti kacang-kacangan, tahu, yogurt rendah lemak, atau ikan tuna.
- Pilih makanan yang kaya akan omega-3.
- Kurangi kebiasaan mengolah makanan dengan cara digoreng dengan minyak. Mengolah makanan dengan cara dipanggang atau dibakar tentu jauh lebih baik.

 

Selain itu, hal yang perlu Anda ketahui saat melakukan diet rendah lemak  adalah menentukan porsi yang tepat. Meskipun makanan yang dikonsumsi berlabel “rendah lemak” atau “bebas lemak”, Anda tetap harus mengonsumsinya dalam porsi yang tepat. Cobalah untuk memastikan bahwa makanan yang Anda konsumsi tidak hanya bebas dari lemak, tetapi juga rendah gula dan garam.

 

 

Source:
webmd.com/diet/low-fat-diet
webmd.com/women/reducing-dietary-fat
ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12076496
Diakses pada 25 November 2014


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *