Bahan Alami untuk Membantu Pengobatan Penyakit Jantung

25 September 2015

Penyakit jantung merupakan penyebab utama kematian di dunia. Meskipun demikian, penyakit jantung dapat diobati maupun dapat dicegah risikonya. Selain dengan pengobatan secara medis, Pencegahan dan pengobatan penyakit jantung sehingga tidak menjadi lebih parah dapat dilakukan melalui perubahan gaya hidup dan makanan. 

 

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa terdapat bahan alami maupun suplemen yang dapat dikonsumsi untuk membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan memperbaiki kondisi kesehatan jantung. Berikut adalah beberapa suplemen dan beberapa pangan fungsional yang berguna untuk mencegah dan mengurangi penyakit jantung.


Asam Lemak Omega-3

Asam lemak omega 3 merupakan nutrisi penting yang banyak ditemui pada flaxseed, minyak ikan, salmon, sarden dan produk kedelai1. Seperti yang dimuat pada Asia Pasific Journal of Clinical Nutrition, terbukti bahwa asam lemak omega-3 memiliki efek protektif terhadap penyakit kardiovaskular2. Efek yang diketahui antara lain dapat mengurangi inflamasi, membantu mengontrol kadar kolesterol dan tekanan darah, memperlambat perkembangan aterosklerosis3.


Teh Hijau (Camellia
sinensis)

Teh hijau dikenal dengan kandungan antioksidan dan polifenol yang bermanfaat bagi pencegahan penyakit jantung koroner. Salah satu komponen yang paling efektif dalam menjaga fungsi pembuluh darah adalah epigallocathecin-3-gallate. Studi klinis menunjukkan bahwa konsumsi 2-3 cangkir teh hijau setiap hari dapat membantu menurunkan risiko kardiovaskular, stroke, maupun risiko profil lipid yang buruk4.


Inulin

Inulin merupakan serat larut yang banyak ditemukan pada berbagai macam sayur, buah, dan rempah, termasuk gandum, bawang, pisang, dan asparagus. Inulin sangat baik untuk kesehatan jantung karena dapat menurunkan kolesterol dan trigliserida. Selain itu, inulin juga baik untuk sistem pencernaan tubuh5.


Beta glukan

Beta glukan dapat ditemukan pada makanan seperti oat, jamur tiram, jamur shiitake dan barley. Konsumsi beta glukan terbukti dapat mengurangi kolesterol total dan LDL apabila dikonsumsi secara teratur dalam beberapa minggu. Beta glukan bekerja dengan cara mencegah penyerapan kolesterol dari makanan oleh usus7.


Susu probiotik dan yoghurt

Studi observasi menunjukkan konsumsi susu probiotik dan yoghurt sebanyak 200-300g setiap hari berasosiasi dengan 12% penurunan risiko terkena penyakit kardiovaskular. Probiotik didalam susu diteliti memiliki efek menurunkan kolesterol total dan LDL. Manfaat lain dari susu probiotik dan yoghurt ini adalah dapat melancarkan saluran pencernaan dan menjaga kesehatan sistem imun tubuh.


Kacang kedelai

Kacang kedelai memilki kandungan protein yang tinggi. Kacang kedelai dapat menurunkan kolesterol. Sudah banyak studi saintifik yang mendukung hasil tersebut. FDA telah menyetujui bahwa konsumsi sebanyak 25 g setiap hari dapat mengurangi level kolesterol LDL 5.5-6%, sehingga dapat menurunkan risiko penyakit jantung5,6.

 

Tentunya baik suplemen maupun pangan fungsional apabila dikonsumsi secara teratur dan dalam jumlah yang disarankan, akan dapat memberikan manfaat baik untuk mencegah maupun memperlambat progres penyakit jantung. Jangan lupa, lakukan pola makan yang baik dengan kombinasi makanan yang alami, rendah lemak jenuh dan lemak trans, serta olah raga yang cukup. Selamat mencoba!

 

 

Source:

  1. http://www.dietitians.ca/Your-Health/Nutrition-A-Z/Fat/Food-Sources-of-Omega-3-Fats.aspx
  2. Omega-3 polyunsaturated fatty acids and non-communicable diseases: Meta-analysis based systematic review. Asia Pac J Clin Nutr. 2015; 24(1):10-15.
  3. http://www.healthline.com/health/heart-disease/herbs-supplements#3
  4. Green tea consumption and the risk of the related factors of cardiovascular diseases and ischemic related diseases: a meta-analysis. Int J Cardiology. 2015; doi: 1016/j.ijcard.2014.12.176.
  5. http://www.webmd.com/vitamins-supplements/ingredientmono-1048-inulin.aspx?activeingredientid=1048&activeingredientname=inulin
  6. http://www.nytimes.com/health/guides/nutrition/soy/overview.html
  7. http://www.webmd.com/vitamins-supplements/ingredientmono-1041-Beta+Glucan+BETA-GLUCANS.aspx?activeIngredientId=1041&activeIngredientName=Beta+Glucan+(BETA-GLUCANS)&source=2

Diakses pada 7 Maret 2015


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *