Bagaimana Stres Mempengaruhi Kadar Kolesterol?

17 February 2016

Untuk menurunkan kolesterol, selain mengonsumsi makanan sehat , juga perlu mengelola stres. Dr. Stuart Seale mengatakan bahwa stres dapat meningkatkan kolesterol. Diduga, stres mendorong tubuh untuk menghasilkan lebih banyak energi dan menyebabkan hati memproduksi kolesterol buruk (LDL) lebih banyak.

 

Stres dapat muncul karena tekanan yang datang terus menerus, suasana hati yang tidak baik, dan emosi atau rasa marah. Jeanette Bronée, CHHC, AADP memaparkan bahwa stres dapat membuat pola makan menjadi buruk. Misalnya, orang yang stres cenderung mengonsumsi junk food atau minuman beralkolhol dalam jumlah banyak. Mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat dapat mempengaruhi kadar kolesterol buruk (LDL) Anda.

 

Sambil melakukan upaya-upaya menurunkan kolesterol , Anda dapat mengelola stres dengan cara-cara berikut ini:

1. Melakukan meditasi harian selama 15-20 menit
2. Berbagi masalah dengan orang terdekat
3. Melakukan refreshing apabila stres timbul karena masalah rutinitas sehari-hari
4. Mencari kegiatan sehat, seperti berolahraga
5. Mencari jalan keluar atas permasalahan yang menjadi penyebab stres

 

Di jaman modern ini, stres tentu tidak bisa dihindari namun dapat diatur. Selain menjadi penyebab meningkatkanya kolesterol, stres juga dapat memicu risiko berbagai penyakit lainnya. Oleh karena itu, kelola stres sejak dini sebelum kolesterol Anda meningkat!

 

 

Source:

everydayhealth.com/cholesterol/experts-how-does-stress-contribute-to-cholesterol.aspx

webmd.com/cholesterol-management/news/20051122/cut-stress-help-your-cholesterol

Diakses pada 8 Juni 2015


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *