Tips dan Cara Diet Rendah Kalori Dengan Resep Makanan Sehat

20 April 2015

Saat ini, obesitas telah menjadi masalah yang sudah mendunia. Di mana hampir 200 juta pria dan 300 juta wanita di dunia mengalaminya. Untuk menurunkan berat badan, mengatur jumlah kalori yang dikonsumsi agar lebih kecil dibandingkan dengan jumlah kalori yang dikeluarkan memang sangat penting. Inilah ’hukum dasar’ dari berbagai macam diet yang dikenal. Namun, sayangnya hanya mengurangi jumlah kalori tanpa mempertimbangkan asupan gizi dapat membuat tubuh menjadi lemas dan sakit.

 

Lalu, diet yang bagaimanakah yang disebut sebagai diet sehat itu sendiri?

Pada dasarnya diet sehat berprinsip pada pengurangan kalori namun tidak menghilangkan salah 1 atau lebih dari jenis makanan / zat gizi (karbohidrat / lemak). Everybody has her own special thing, begitu juga dengan makanan. Masing-masing jenis makanan mengandung zat gizi yang berbeda-beda yang memiliki fungsi yang berbeda pula di dalam tubuh.

Salah satu metode diet yang banyak digunakan adalah diet rendah kalori. Diet rendah kalori (1200-1500 Kal/hari untuk wanita dan 1500-1800 Kal/hari untuk pria) dirancang untuk menciptakan defisit kalori kira-kira 500 Kal/hari dengan laju pengurangan berat badan kira-kira 1 pound (= ±0,5 kg) dalam seminggu. Hendaknya, pengurangan kalori ini tetap diimbangi dengan pola makan yang sehat dan seimbang.

Diet rendah kalori dibagi kembali menjadi 5 frekuensi makan dengan pola sebagai berikut:

No.

Waktu Makan

Contoh makanan

1

Sarapan

Lengkapi sarapan dengan karbohidrat, protein, serat, dan sedikit lemak seperti :

4 sdm instant oatmeal + 150 ml low fat milk /

2 potong roti gandum + 1 sdm selai buah

2

Snack

1 potong Jelly / 1 porsi buah

3

Makan Siang

6-8 sdm karbohidrat + 1 porsi protein + 1 porsi sayur + 1 porsi buah

4

Snack

1 potong Jelly / 1 porsi buah

5

Makan Malam

3-4 sdm karbohidrat + 1 porsi protein + 1 porsi sayur + 1 porsi buah

*1 porsi protein = ukuran 1 deck kartu
*1 porsi buah dan sayur = 1 kepal tangan / 1 bola tenis

 

Tips to make it perfect

1. Pilih jenis karbohidrat kompleks yang lebih lambat dicerna seperti roti gandum, oat, dan beras merah.
2. Batasi konsumsi lemak misalnya dengan mengurangi makanan yang digoreng, memilih daging yang sedikit lemaknya, atau membersihkan bagian kulit daging sebelum diolah dan dikonsumsi.
3. Pilih jenis lemak yang sehat seperti omega-3 pada ikan, alpukat, atau olive oil yang kaya akan lemak tidak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung.
4. Konsumsi air sekitar 8 gelas per hari.

 

Source:

nhlbi.nih.gov/health/educational/lose_wt/eat/calories.htm

webmd.com/diet/low-calorie-diet

Pedoman Umum Gizi Seimbang, Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

The Australian Guide to Healthy Eating.

 

Diakses pada 26 August 2014


Related Post


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *