Awas Gula Berlebih!

15 January 2010 Awas Gula Berlebih!Wapadai Gula Berlebih Diabetes telah menjadi masalah kesehatan dunia yang amat serius. Diabetes kini menempati urutan keempat dari lima penyebab kematian tertinggi di dunia. WHO bahkan memprediksi dalam 15-20 tahun mendatang jumlah penderita diabetes akan meningkat sampai dua kali lipat dan setengah populasi dewasa di negara-negara berkembang akan menderita diabetes. Kata diabetes sudah seringkali Anda dengar, membuat merinding ketika mengingat bahaya komplikasinya. Banyak faktor sosial yang disinyalir menjadi pencetus munculnya diabetes, antara lain perubahan kultur dan kehidupan sosial, populasi yang menua, meningkatnya urbanisasi, perubahan pola makan, penurunan aktifitas fisik dan pola hidup, serta perilaku tidak sehat lainnya. Diabetes umumnya memang diderita oleh orang tua dan dewasa. Namun Anda yang masih muda jangan berbesar hati dulu. Diabetes tipe 2 kini juga banyak diderita oleh anak dan remaja, bahkan mulai dari mereka yang berusia delapan tahun. Itulah sebabnya penting bagi kita untuk mendeteksi dan mencegah sejak dini penyakit diabetes untuk menekan risiko terjadinya komplikasi di kemudian hari. Bahaya Tersembunyi Perlu Anda ketahui bahwa diabetes tipe 2 punya cara khusus dalam menjangkiti seseorang. Penyakit berat tidak langsung Anda derita, namun dimulai dari gejala-gejala ringan yang tak kasat mata. Inilah yang menyebabkan diabetes tipe 2 berbahaya. Seringkali penderita mengabaikan keluhan dan merasa tidak perlu mengambil tindakan pengobatan yang serius, karena ringannya gejala yang ditimbulkan. Akibatnya, penderita tidak sadar bahwa dirinya mengidap diabetes sampai timbul komplikasi kronis dan akut. Berbagai komplikasi yang mungkin ditimbulkan akibat diabetes antara lain kebutaan, gagal ginjal, stroke, serangan jantung, amputasi, dan penyakit saraf. Sangat penting bagi kita untuk mencegah diabetes, mencegah komplikasi-komplikasi akibat diabetes. Karbohidrat bagi Penderita Diabetes Apakah perlu menjaga pola makan untuk mencegah diabetes? Tentu saja, apalagi bagi penderita diabetes. Selain kontrol kalori, penderita diabetes juga wajib mencari sumber makanan yang dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil dan normal. Karbohidrat, yang konon kabarnya sama sekali tidak boleh dikonsumsi penderita diabetes karena dapat meningkatkan kadar gula darah, ternyata tidak sepenuhnya benar. Karbohidrat bahkan dapat membantu menjaga sensitifitas insulin dan daya tahan fisik, asalkan kita mengerti tipe karbohidrat yang dikonsumsi. Karbohidrat sederhana yang harus dihindari karena dapat meningkatkan kadar gula darah lebih cepat dibandingkan fruktosa dan pemanis rendah kalori, misalnya gula pasir. Pada tahun 2003 WHO (World Health Organization) telah merekomendasikan konsumsi gula tidak melebihi 10% dari total asupan kalori harian. Artinya, dengan rata-rata asupan kalori harian wanita Asia 1600 kalori, 10%-nya adalah 160 Kalori. Apabila 1 gram gula mengandung 4 kalori, berarti batas asupan gula per harinya adalah 40 gram gula, untuk 160 kalori. Padahal, dari makanan dan minuman seperti kue, snack, permen dan soft drink saja, total gulanya sudah lebih dari 40 gram. Anda bisa membayangkan seberapa berlebihnya asupan gula Anda ketika Anda masih ingin mengonsumsi jus, teh, atau kopi dengan gula! Untuk itu, pertimbangkan penggunaan alternatif pengganti gula untuk makanan dan minuman Anda. Dengan kandungan kalori yang lebih rendah, Anda tidak perlu khawatir kelebihan gula, diabetes pun dapat dihindari. Adapun tindakan preventif yang dapat dilakukan untuk membantu memperkecil risiko penyakit diabetes tipe 2: 1. Perkaya pengetahuan Anda tentang gaya hidup sehat dan diabetes. 2. Terapkan pola makan sehat dan seimbang. Kurangi konsumsi makanan tinggi kalori, gula, dan lemak. Sebaliknya tingkatkan konsumsi serat makanan. 3. Tingkatkan aktivitas berolah raga. 4. Konsultasikan dengan dokter Anda bila menemukan gejala diabetes pada Anda atau keluarga.


Comments

  1. noni cantik

    November 24, 2011, 10:53 pm

    saya paling suka mknan/minuman yg manis gimana nich

    =====================================================
    Tropicana Slim:

    Hai Noni,
    Kamu bisa mensiasatinya dg mengganti gula pasir yg biasanya kamu gunakan dg pemanis pengganti gula pasir spt Tropicana Slim Classic 🙂

    Salam,
    Tropicana Slim

  2. vani

    May 4, 2012, 1:40 pm

    bolehkah penderita diabetes mengkonsumsi tropicana slim classic? atau harus mengkonsumsi tropicana slim diabetics?

    =====================================================
    Tropicana Slim:

    Hai Vani,
    Bagi penderita diabetes boleh konsumsi yang Tropicana Slim Classic maupun Tropicana Slim Diabetic. Namun Kami lebih menganjurkan untuk konsumsi Tropicana Slim Diabetic yang mengandung Kromium untuk mengontrol gula darah.

    Salam,
    Tropicana Slim

  3. arini

    February 9, 2013, 6:32 pm

    saya mw tanya bolehkah penderita kencing manis mengkonsumsi tropicana slim classic

    1. admintropicana

      February 11, 2013, 1:48 pm

      Hai Arini : Boleh saja. Info selengkapnya silahkan check di inbox emailmu ya.

      Salam,
      Tropicana Slim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *